BERBAGI

Medsoslampung.co – Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim menginginkan anggota Pramuka berkontribusi nyata untuk Bumi Ruwa Jurai. Dia mengajak berkolaborasi bersama pemerintah untuk mengedukasi dan menggalakkan gerakan sapu bersih jerat diseluruh kawasan hutan di Provinsi Lampung.

Menurutnya, jerat menjadi ancaman bagi kelestarian satwa di Indonesia. “Kontribusi nyata yang dapat kita lakukan adalah berpartisipasi aktif menghentikan perdagangan satwa liar yang dilindungi,” kata wagub saat menerima audiensi Kwartir Daerah Pramuka Lampung di ruangan kerjanya, Senin (26/8).

“Saya berharap pramuka ikut berkolaborasi bersama pemerintah menggalakan gerakan melawan jerat, karena jerat ini mengancam keberadaan satwa liar kita,” lanjut Nunik, sapaan akrab wagub.

Kata wagub, jerat menjadi ancaman serius bagi populasi satwa seperti harimau, badak, gajah, dan satwa lainnya. Perangkap ini menjadi berbahaya karena tidak memiliki target spesifik, dan satwa apa pun yang bukan sasaran bisa menjadi korbannya.

Sementara itu, Ketua Kwarda Lampung kak Idrus Effendi menginformasikan adapun rangkaian Hari Pramuka Daerah Lampung ke-58 meliputi Kemah Bersama oleh Pramuka Kwarcab Lampung Barat, Kirab Panji Gerakan Pramuka dari Bandarlampung menuju Liwa, Ulang Janji dan Renungan Suci, dan puncaknya Apel Besar Hari Pramuka, 29 Agustus 2019.

Peringatan Hari Pramuka yang bertema “Bersama Seluruh Komponen Bangsa Siap Sedia Membangun Keutuhan NKRI”, juga dilaksanakan kegiatan Donor Darah, Ziarah/Tabur Bunga, Atraksi Gamolan, Penanaman Pohon, City Tour, Penyerahan Sertifikat Akreditasi.

Pada kesempatan itu, wagub memastikan menghadiri Peringatan Hari Pramuka ke-58 Tahun 2019 yang akan dilaksanakan di Kwartir Cabang Lampung Barat, yakni di Stadion Bumi Skala Bekhak, pada tanggal 29 Agustus 2019. (brl)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here