BERBAGI

Medsoslampung.co РWakil Bupati (Wabup) Lampung Utara (Lampura), Budi Utomo berharap rencana pinjaman ke Bank Jabar bisa terealisasi sebelum penetapan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020 mendatang. 

Rencana pinjaman sebesar Rp300 miliar lebih itu saat ini telah disampaikan ke DPRD setempat untuk dilakukan pembahasan.

“Rencana pinjaman sudah kita sampaikan ke Legislatif untuk dilakukan pembahasan. Sembari itu, kita juga terus melakukan pembicaraan dengan Bank Jabar yang saat ini belum ada kesepakatan final pencairannya,” ujar Budi Utomo di komplek kantor Bupati setempat (29/7).

Menurut dia, jadi atau tidaknya rencana tersebut sangat tergantung dalam pembahasan bersama DPRD setempat. Pinjaman ratusan milliar itu diperuntukan untuk peningkatan infrastruktur di Lampura. Semisal perbaikan dan pembuatan pasar serta perbaikan dan penambahan sarana prasarana layanan rumah sakit daerah.

“Sesuai arahan Bupati untuk peningkatan pembangunan sebagai bentuk pelayanan publik seperti pasar dan rumah sakit daerah,” terangnya.

Terkait tenggat waktu kepastian pinjaman tersebut, mantan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lampura ini tidak bisa memastikannya. Dia hanya berharap semua itu bisa terealisasi secara cepat menginggat target Bupati yang  menyatakan 2020 titik tolak kebangkitan dan kemajuan daerah.

“Kita berharap semua clear sebelum ditetapkannya APBD 2020 kalaupun masih molor kita tunggu di moment perubahannya,” harap Budi.

Perihal pengajuan APBD-P tahun 2019. Budi menyatakan juga telah disampaikan ke DPRD untuk dilakukan pembahasan. “Itu juga sudah diajukan. Dalam APBD-P kita lakukan penyesuaian-penyesuaian mengingat ada beberapa target yang tidak tercapai atau terealisasi. Semua kita kondisikan dengan keadaan pusat, provinsi dan kondisi daerah kita sendiri,” ungkapnya. (ysn/hel)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here