BERBAGI

Medsoslampung.co – Tak ada atlet olahraga yang seketika mendapatkan perhatian langsung oleh pemerintah daerah. Harus berjuang dari titik nol untuk menggapai puncak, dan perhatian banyak pihak.

Mirisnya, setelah mengukir prestasi, baru akan banyak pihak mengklaim sebagai atlet binaan, atlet yang membanggakan lah dan seterusnya.

Dan tampaknya kondisi itu dialami oleh Alfanza Eka Wijaya, pelajar SDN 1 Sukamaju, Kecamatan Teluk Betung Timur, Kota Bandar Lampung.

Siswa kelas VI itu akan mengikuti turnamen Catur tingkat Asia di Malaysia pada tanggal 14 Agustus 2019 mendatang. Acara pelepasan hanya dilaksanakan di halaman sekolah setempat, Jum’at (9/8).

Alfanza dilepas oleh Wakil Kepala SDN 1 Sukamaju Suud, S.Pd., dewan guru serta siswa. Suud menyematkan  selendang Tapis kepada Alfanza.

“Kami pihak sekolah berharap dan berdo’a kiranya Alfanza Eka Wijaya dapat meraih prestasi sehingga dapat membanggakan Indonesia, Provinsi Lampung, termasuk dimana Alfanza menempuh pendidikan saat in,i” kata Suud mewakili Kepala SDN 1 Sukamaju Aini Nur, S.Pd., M.M.

Lanjut Suud, pelepasan itu sebagai bentuk motivasi bagi siswa-siswi SDN 1 Sukamaju. Sehingga dapat menumbuh kembangkan minat dan bakat para siswa, baik di bidang pendidikan, olah raga dan seni.

Sementara Pelatih Sekolah Catur Lampung Hendri Gere menyampaikan terimakasih atas suport yang diberikan pihak sekolah. Hal semacam ini perlu dilakukan sebagai bentuk apresiasi kepada siswa yang berprestasi sehingga menambah motivasi anak-anak lampung. “Sesuai motto yang dicanangkan pemerintah, “Lampung Berjaya,” singkatnya. (brl)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here