BERBAGI

Medsoslampung.co – Arizho Fasha Wilian Abung, tokoh muda Lampung Utara mengapresiasi kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam pemberantasan korupsi.

Apresiasi itu disampaikan berkaitan dengan pengembangan kasus OTT KPK yang menimpa Bupati Non aktif Lampura Agung ilmu Mangkunegara, penerimaan pee proyek di Dinas PUPR dan Dinas Perdagangan beberapa waktu lalu.

Menurut dia, hasil kinerja KPK sangat bagus karena bisa melakukan OTT dan menetapkan tersangka, diantaranya adalah Bupati dan beberapa pejabat serta pengusaha pemberi suap, di Lampung Utara.

Arizho yang juga mantan politisi muda Partai Golkar Lampura ini memaparkan, OTT terhadap Bupati Lampung Utara membuat semua prihatin serta sedih. Sebab, kejahatan korupsi dilakukan oleh kepala daerah dan para pejabat pemerintah daerah.

“Semestinya, mereka itu menjalankan roda pemerintah yang bersih serta membawa perubahan yang nyata dalam pembanggunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Lampura sesuai visi bupati terpilih. Lalu, dengan ada kejadian kejahatan korupsi tersebut membuat masyarakat sangat kecewa,” ungkap Arizho, Minggu (13/10).

Ia menjelaskan, kejadian ini merupakan dampak dari sangat tingginya cost politic yang telah digelontorkan selama proses pilkada serta kampaye. Alhasil, setelah terpilih secara otomatis mereka akan membalikkan modal cost politic tersebut.

“Ini pelajaran untuk kita semua sebagai masyarakat Lampura dalam memilih pemimpin kepala daerah. Kita harus benar benar pilih pemimpin yang mempunyai integritas serta komitmen yang besar terhadap pencegahan korupsi,” tegasnya.

“Saya selaku putra daerah asli Kotabumi dan tokoh adat Lampung Utara, mengapresiasi kinerja KPK karena telah melakukan tindakan pencegahan terhadap kejahatan korupsi di kabupaten ini, karena sisi positif ini akan menciptakan sistem pemerintahan yang bersih serta transparan, dan kita sebagai masyarakat akan terus ikut berperan mengawasi roda pemerintahan ke depan agar tidak ada lagi kejahatan korupsi disini,” sambungnya. (lin/hel)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here