BERBAGI
SERAHKAN BIBIT: Bupati Pesawaran Dendi Romadhona memberikan bantuan bibit kakao kepada petani di tiga kecamatan kabupaten setempat.

Pesawaran – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona memberikan bantuan 25 ribu bibit kakao epada para petani ditiga Kecamatan. Bantuan guna meningkatkan produksi petani kakao.

“Ini sebagai bentuk untuk pola rehabilitasi tanaman kakao ditengah para petani kakao Pesawaran,” ungkap Dendi di Balai Desa Wiyono. Kamis (17/1/19)

Menurutnya, meski terbilang stabil namun produksi kakao Pesawaran perlu dilakukan peremajaan.

“Memang tanaman kakao ini butuh peremajaan dan harus ada teknologi tepat guna baru, agar hasilnya berkualitas dan kuantitasnya pun bertambah. Apalagi saat ini cuaca tidak menentu banyak penyakit, makanya tanaman kakao ini kita coba untuk intensifikasi, dan hasil kakao kita sejauh ini masih masuk ambang batas. Ini terlihat pada tahun 2018, produksi kakao kita sebanyak 30 ribu ton,” ujarnya.

Ia pun menambahkan, dirinya juga sangat ingin tanaman kakao menjadi komoditi di Kabupaten Pesawaran.

“Memang niat saya ini bagaimana kakao jadi komoditi, karena kalau tidak kita sentuh kakao ini bisa punah, karena akan diganti oleh petani kepada tanaman yang lebih menguntungkan,” tambahnya.

Dijelaskannya, Pemerintah juga masih berupaya untuk menjaga kestabilan harga kakao ditengah petani.

“Kita juga sekarang sudah punya Perusahaan Daerah, yang bertujuan untuk memproteksi harga kakao. Tapi memang saya masih mencari sistem agar petani kakao bisa tambah sejahtera,” jelasnya.

Ia pun mengaku bahwa Pemkab Pesawaran juga sudah membentuk kebun interest pada setiap kecamatan.

“Saya ingin Pesawaran menjadi Kabupaten penghasil kakao, makanya saya minta Pesawaran tidak hanya menjual biji. Saya mau ada tempat pengolahan kakao, karena nilai jualnya kalau biji asal-asalan. Saya punya pekerjaan rumah bagaimana untuk menstabilkan harga kakao. Sebab, dua tahun ini harga memang belum stabil,” akunya.

Ia pun meminta kepada stakeholder terkait untuk bisa memberi pengawasan terhadap bantuan bibit kakao yang diberikan kepada petani.

“Kepada dinas terkait, tolong dipantau bantuan bibit kakao ini, didata. Saya mau beberapa tahun ke depan ada laporan tentang perkembangan bibit kakao ini,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pesawaran Anca Martha menuturkan bahwa bantuan yang diberikan sebanyak 25 ribu batang kakao di tiga kecamatan.

“Bantuan total yang kita berikan sebanyak 25 ribu batang, untuk tiga kecamatan yaitu Way Khilau, Padang Cermin, dan Way Ratai. Dan ini diberikan berdasarkan usulan dari para kelompok tani,” tuturnya.

Ia pun menerangkan, bibit yang diberikan adalah varietas unggul.

“Jenis bibit yang diberikan ini hybrida F1 yang memang masih dalam tahap pengembangan PTP. Makanya saya minta setelah ini bibit diberikan langsung ditanam, sebab melihat musim yang tidak bisa diprediksi,” tutupnya. (snd/niz)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here