BERBAGI

Medsoslampung.co – Kolam renang Tirta Garden di Kabupaten Pesawaran, ternyata tak memiliki izin. Baik izin mendirikan bangunan (IMB) maupun izin lainnya.

Sebelumnya, pengunjung kolam renang tersebut mengalami kecelakaan hingga jari kelingking tangan kanannya putus. Bocah malang itu adalah,  Dio Aditia (14), pelajar MTs Al-Hikmah.

“Untuk kolam renang Tirta Garden itu memang belum ada izin, baik dari IMB ataupun izin yang lainnya. Belum ada pihak pengelola yang datang untuk mengurus atau meminta pembuatan izin ke kami,” ucap Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) Singgih saat ditemui di ruangan kerjanya, Rabu, (7/8).

Singgih mengungkapkan, dirinya segera membentuk tim khusus untuk melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di kolam renang Tirta Garden.

“Ya setiap informasi yang masuk segera kami tindaklanjuti. Untuk itu, kami akan membentuk tim untuk Monev ke lokasi. Yang pasti kami akan jalankan semua proses dan juga prosedur,” ungkap Singgih.

“Kalau semua prosedur tidak lagi diindahkan, maka proses berikutnya akan ada penindakan tegas dari petugas dalam hal ini Pol-PP bisa melakukan penutupan,” tambahnya.

Menurut Singgih, segala sesuatu yang terjadi jika kecelakaan yang mengakibatkan korban pada tempat usaha tersebut sudah menjadi wewenang dari kepolisian.

“Kalau ada kecelakaan yang menimbukan korban ya itu pidana dan menjadi kewenangan kepolisian. Kami hanya mengurus soal perijinan sesuai dengan peraturan yang ada,” pungkasnya.

Sebelumnya, pemilik Kolam Renang Tirta Garden yakni Syaukani mengatakan bahwa tempat usahanya belum selesai proses pembangunannya. Kolam renang yang berdiri di atas lahan lebih dari empat hektar tersebut memang nampak belum selesai pembangunannya meskipun telah menghabiskan miliaran rupiah.

Untuk diketahui, beberapa waktu lalu saat melakukan kegiatan sekolah di Kolam Renang Tirta Garden, Desa Kedondong Kecamatan Kedondong, Dio Aditia (14), siswa kelas dua MTs. Al Hikmah Gunung Kaso, Kecamatan Way Lima, mengalami kecelakaan yang mengakibatkan putusnya dua ruas jari kelingking sebelah kanan.

Dilokasi kejadian, kepada awak media, Syaukani juga menyempatkan menunjukkan tempat wahana bermain yang mengakibatkan korban mengalami kecelakaan.

“Ya ditempat inilah kejadian anak kemarin (5/8), mereka becandaan dengan teman-temannya saat prosotan disini, ” kata dia. Selasa, (6/8). (snd/ram/hel)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here