BERBAGI
Jamah Kloter 65 JKG Lampung yang tampak mulai kelelahan di dalam tenda saat berada di Arafah, pada Jumat (9/8) pukul 11.30 Waktu Arab Saudi, atau pukul 15.33 WIB.

Medsoslampung.co – Jamaah Calon Haji (JCH) Indonesia hampir semuanya masuk ke Padang Arafah. Rombongan jamaah mulai diberangkatkan dari Makkah sejak Jumat (9/8) pagi Waktu Arab Saudi (WAS).

Rombongan yang diberangkatkan sejak pagi ke Arafah termasuk Kloter 65 JKG Lampung. Begitu tiba, JCH kloter terakhir Lampung yang bertolak dari tanah air pada Senin (5/8) pukul 04.15 WIB, itu langsung masuk ke dalam tenda yang telah disediakan.

Jamah Kloter 65 ini rata-rata berusia lanjut. Karena itu, mereka hanya berdiam dan rehat di dalam tenda sembari menunggu waktu ibadah.

Namun demikian, baru beberapa jam saja di Arafah, jamaah mulai tampak kelelahan. Suhu di Arafah yang mencapai 40 derajat celcius sangat mempengaruhi fisik jamaah. Bahkan, di antaranya sudah ada yang bertumbangan pada pukul 11.30 WAS atau sekitar pukul 15.33 WIB.

“Kloter 65 ini rata-rata jamaah berusia lanjut. Banyak yang kelelahan karena tidak tahan melawan hawa panas,” jelas Syahroni Yusuf, JCH asal Kota Bandar Lampung.

Menurut Roni, sapaan akrabnya, tenaga kesehatan haji daerah (TKHD) telah menyarankan agar jamaah banyak-banyak mengonsumsi air mineral agar tidak mengalami dehidrasi.

“Disarankan tidak melakukan aktivitas yang tidak berarti. Fokus pada menjaga kesehatan fisik hingga pelaksanaan wukuf atau puncak haji,” ujar dia.

Diketahui, jamaa Indonesia mulai bergerak dari Makkah ke Padang Arafah sejak pukul 07.00 WAS. Pelaksanaan wukuf ditarget rampung pada pukul 20.00 WAS.

“Pagi ini mulai diberangkatkan jamaah ke Arafah dan di sana sudah ada petugas-petugas kita yang diberangkatkan tadi malam,” kata Kepala Daerah Kerja Makkah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2019 Subhan Cholid di Kota Mekkah.

Di Padang Arafah, jamaah akan menempati tenda-tenda yang sudah disediakan sesuai dengan maktab-maktab yang telah ditentukan.

“Pada Sabtu pagi, 9 Zulhijah, sampai waktu zuhur, jamaah memperbanyak amaliah yang dibawa dari rumah masing-masing, kemudian prosesi wukuf salat Zuhur dan Ashar diqosor, kemudian acara pribadi wukuf,” jelasnya. (ron/jpn/hel)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here