BERBAGI

Medsoslampung.co – Polres Tanggamus amankan lima orang penyalahgunaan narkoba jenis shabu. Mirisnya, seorang terduga adalah  staf protokol Wakil Bupati Tanggamus berinisial HE alias Bogel (32).

Polres menggelar Konferensi Pers terkait penangkapan tersebutKoridor Utama Mapolres setempat, Jumat (14/6). Konferensi pers dibuka Wakapolres Tanggamus Kompol MN. Yuliansyah, S.H., M.H., dengan didampingi Kabag Ops Kompol Bunyamin, S.H., M.H., dan Kasatresnakoba AKP Hendra Gunawan, S.H.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan tersangka HE alias Bogel merupakan pegawai honorer Protokol di Pemkab Tanggamus,” kata Hendra Gunawan.

Adapun Kelima tersangka yang berhasil ditangkap, lanjut AKP Hendra, berinisial AF alias Mahat (37), HE alias Bogel (32) warga Gunung Alip, PR alias Gandos (18), RI (27) dan DE (38) beralamat Gisting. Yang mana penangkapan kelima tersangka dilakukan pada Sabtu (8/6) sekitar pukul 16.00 Wib.

“Berdasarkan informasi yang diberikan masyarakat tentang adanya peredaran gelap Narkoba, anggota secara cepat melakukan pergerakan,” kata dia.

AKP Hendra menjelaskan, tersangka ditangkap secara terpisah, dimana AF alias Mahat diamankan di Pekon Sukabanjar Kecamatan Gunung Alip Tanggamus. Dengan barang bukti berupa 14 plastik klip berisi sabu seberat 2,5 gram siap edar, 3 plastik klip bekas pakai, 1 bundle plastik klip dan 2 handphone.

Setelah mengamankan AF, petugas kembali bergerak ke Pekon Penanggungan Kecamatan Gunung Alip dan berhasil mengamankan HE alias Bogel (32). “Dari tangan Honorer Protokol Pemkab Tanggamus tersebut diamankan 1 plastik klip sisa sabu, 2 sedotan plastik dan hp lenovo,” jelasnya

Tidak sampai disitu, penyelidikan dilakukan di Pekon Gisting Bawah, Kecamatan Gisting, berhasil mengamankan PR berikut barang bukti. Yakni berupa pipa kaca/pirek bekas pakai, kertas alumunium foil. Dilokasi terpisah tersangka DE berikut barang bukti 1 pipa kaca/pirek bekas pakai, alat hisap sabu/bong, plastik klip bekas pakai, 11 sedotan, 2 korek api dan 1 handphone Xiomi turut diamankan Polisi.

“Sementara dari tersangka berinisial RI diamankan barang bukti selinting ganja bekas pakai, 3 batang ganja siap pakai dan handphone merk lenovo. Atas perbuatannya tersangka AF alias Mahat dijerat pasal 114 dan 4 tersangka lain dijerat pasal 112 junto 127 UU Nomor 35 Tahun 2009 ancaman paling lama 20 tahun penjara,” paparnya.

Pada kesempatan itu, Kasatresnarkoba juga mengimbau tokoh masyarakat dan keluarga untuk mengantisipasi peredaran narkoba di wilayahnya masing-masing.

“Mengantisipasi narkoba sejak dini dengan mengimbau keluarga agar menjauhinya dan apabila menemukan agar melaporkan kepada kepolisian,” himbaunya.

Sementara itu, Tersangka AF alias Mahat dalam penuturannya mengakui belakangan ini dirinya menjual narkoba guna memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membeli beras.

Dia juga berkilah baru dua bulan menjual narkoba ,termasuk kepada HE alias Bogel, dimana barang tersebut didapatkan dari seseorang berinisial B.

“Baru dua bulan jualan, dapatnya tidak tentu, kadang Rp. 200 ribu untuk membeli beras. Namun sekarang saya menyesal,” sesal pria beranak satu itu. (ted/hel)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here