BERBAGI

Medsoslampung.co – Perwakilan masyarakat Bakung Udik, Kecamatan Gedung Meneng, Kabupaten Tulang Bawang, mencari keadilan ke Kantor Staf Presiden RI, Selasa (25/6). Mereka mengadukan sengketa lahan seluas 2.000 hektar yang dikuasai PT Sweet Indo Lampung sejak tahun 1992 silam.

Laporan disampaikan Antoni AT. Koordinator Masyarakat Adat Bakung Udik. Laporan diterima oleh Abet Nego Tarigan selaku Tenaga Ahli Kantor Staff Presiden di Jalan Medan Merdeka Barat.

Antoni, AT dan rombongan berharap Presiden RI Joko Widodo menyelesaikan sengketa tanah milik masyarakat melalui penyelesaian TORA (Tanah Objek Reforma Agraria) dan melalui Kantor Staf Presiden (KSP) agar dapat memfasilitasi dan memediasi penyelesaian sengketa tanah milik Masyarakat Bakung Udik.

Untuk diketahui, Antoni, AT Selaku Kordinator Masyarakat Bakung Udik dan Selaku Ahli Waris Birron AT. (Alm) mengoordinir sebelas umbul. Antara lain, Umbul Kayu Mulu Tengah, Umbul Kuyung Gepeng, Umbul Tulung Getok, Umbul Bawang Tokang Gabaou, Umbul Ulu Lebung Atas, Umbul Olok Berak Tengah, Umbul Darat Nyului, Umbul Sepertu Atas, Umbul Lebok Ilir, umbul Bawang Tafpui Udik, Umbul Olok Keparang, luas keseluruhan yang dimintakan penyelesaiannya kepada presiden RI Kurang lebih dua ribu Hektar.

“Kami akan perjuangkan seluruh tanah masyarakat Bakung Udik, yang luas keseluruhan lahan kurang lebih dua ribu hektar. Harapan kami kepada presiden RI dapat menegakkan keadilan bagi rakyat di Bumi Lampung,” ujar Antoni.

Sebelum berangkat ke Kantor Staf Presiden, Selasa siang, rombongan singgah ke Joernalist Boarding School di Cilegon, Banten. Mereka menjumpai Firdaus selaku masyarakat Lampung di Rantau, untuk turut serta bersama-sama memperjuangkan hak-hak masyarakat Lampung yang dikuasai para pemilik modal yang terkesan tidak tersentuh hukum.

Pada kesempatan silaturahmi tersebut, dalam kondisi belum sehat, Firdaus sebagai Sekretaris Jenderal Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) didampingi Yono Hartono, Ketua Departemen Hubungan Antar Lembaga dan Kerjasama dan Julherman kepala sekretariat SMSI Pusat mengapresiasi kepercayaan masyarakat tesebut.

“Saya selaku pribadi masyarakat pers, tentunya akan tegak lurus bergerak dan berjuang untuk kepentingan masyarakat luas. Untuk itu, saya tentu akan berkordinasi dengan seluruh elemen msyarakat pers yang mengerti permasalahan tersebut. Saya berjanji tidak akan diam,” tandasnya (*/hel)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here