BERBAGI

Medsoslampung.co – Selamat! Kabupaten Lampung Barat (Lambar), akhirnya lepas dari predikat daerah tertinggal.

Demikian hasil evaluasi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, dari tahun 2015 hingga 2019. Hasil evaluasi itu disampaikan
dalam workshop dan rapat Kerja (Raker) perumusan rencana aksi daerah percepatan pembangunan daerah tertinggal (PPDT) Provinsi Lampung Tahun 2021, di Hotel Aston, Kota Bandar Lampung, 1-2 Juli 2019.

Raker dihadiri Direktur Perencanaan dan Identifikasi Daerah Tertinggal Refdinal, dan Kepala Bappeda Provinsi Lampung Herlina Warganegara.

Hadir juga organisasi perangkat daerah (OPD) Provinsi Lampung. Dari Lambar, hadir Kepala Bappeda Okmal.

“Lampung barat berhasil lepas dari predikat daerah tertinggal sesuai hasil evaluasi pengentasan daerah tertinggal tahun 2015 sampai 2019,” jelas Okmal, Selasa (2/7).

Hasil evaluasi itu berdasarkan Permendes Nomor 3 Tahun 2018 Tentang Pemantauan dan Evaluasi Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal. Tim Kementerian PDT dalam mengevaluasi bekerjasama dengan semua kementrian dan Pusat studi Universitas Gajah Mada (UGM).

“Maka, Kabupaten Lampung Barat ke depan sudah entas dari daerah tertinggal, baik berdasarkan evaluasi Kuantitatif dan evaluasi kualitatif. Sekarang tinggal menunggu Kepmendes atau Perpres. Resminya dikeluarkan tahun 2020,” lanjut Okmal.

Dia memaparkan, dari target 80 kabupaten tertinggal yang baru terentaskan sebesar 64 daerah tertinggal dari 122 kabupaten. Khusus Pulau Sumatera, sebanyak enam kabupaten terentaskan, termasuk Kabupaten Lampung Barat.

Sedangkan Pesisir barat, belum terentaskan. Data yang digunakan dalam evaluasi antara lain Podes 2018, Susenas 2018, dan kemampuan keuangan daerah 2016.

“Diharapkan Kabupaten Lampung Barat bisa lebih mandiri dan maju. Lampung Barat selama tiga tahun ke depan akan selalu didamping oleh Kemen PDT, tetapi bukan dalam bentuk program fisik melainkan kegiatan peningkatan SDM baik masyarakat dan aparatur di pekon,” pungkas Okmal. (*/jpn/hel)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here