BERBAGI

Medsoslampung.co –¬†Polres Pesawaran siap memberlakukan Smart SIM (Surat Izin Mengemudi), yang dimulai Korps Lalu Lintas Kepolisian RI secara nasional pada 22 September mendatang.

Kasatlantas Polres Pesawaran AKP. Ridho Rafika mengatakan, untuk pembuatan dan perpanjangan smart SIM, tidak ada penambahan biaya serta tetap mengacu pada aturan lama. Yaitu jenis dan tarif atas jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“Biaya Smart SIM tidak ada perubahan, sama saja baik pembuatan baru atau perpanjangan, masih sama seperti membuat SIM lama,” papar Ridho,¬†Selasa (10/9).

Selain biaya yang sama, lanjut Ridho, untuk persyaratan pembuatan Smart SIM juga bakal sama seperti sebelumnya. Smart SIM juga dilengkapi dengan cip khusus yang berguna untuk merekam data pemegang SIM.

“Cip itu merekam data forensik kepolisian tentang identitas dan data pelanggaran yang dilakukan di jalan raya. Smart SIM juga berfungsi sebagai alat pembayaran atau uang elektronik yang dapat diisi saldo maksimal Rp2 juta, dan bisa melakukan pembayaran apa saja, mulai toko online, tol, kereta api, karena pihak kepolisian RI sudah bekerja sama dengan BNI,” jelasnya.

Ia menambahkan, dengan tata letak geografis Kabupaten Pesawaran yang luas, hal itu tidak menjadi kendala dalam penerapan Smart SIM.

“Kalau Smart SIM ini kan yang pentingkan ada Bank, untuk membayar denda apabila kena tilang, dan saya rasa Kabupaten Pesawaran sudah memiliki Bank yang tersebar di 11 kecamatan, adapun kecamatan yang belum memiliki pastinya tetangga kecamatannya pasti ada,” tutupnya. (snd/ram/hel)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here