BERBAGI

Medsoslampung.co – Timnas Brazil menjejakkan kaki di Semifinal Copa America 2019. Itu setelah Salecao mengandaskan Paraguay lewat adu penalti 4-3 pada laga perempatfinal di Arena do Gremio, Jumat (28/6) pagi WIB.

Hasil tersebut sekaligus membalas mimpi buruk Tim Samba atas dua kekalahan adu penalti dari Paraguay pada dua edisi Copa America sebelumnya.

Dengan kemenangan itu, Tim Samba menunggu calon lawan di semifinal. Yakni, pemenang laga antara Argentina versus Venezuela, Sabtu pagi WIB.

Pada laga pagi tadi, Brazil dikejutkan oleh serangan cepat Paraguay. Belum genap satu menit laga berjalan, Derlis Gonzalez sudah mengancam gawang Alisson Becker. Beruntung, tembakannya menyamping ke sisi kiri gawang.

Tiga menit berselang, Brazil membalasnya. Dua tembakan mengarah ke gawang dilepaskan oleh Roberto Firmino dan Everton, namun semuanya masih bisa diamankan kiper Paraguay.

Selepas itu, Tim Samba kesulitan menembus pertahanan Paraguay, meski dominan dalam penguasaan bola. Permainan keras Paraguay menjadi salah satu terhambatnya aliran bola Salecao ke sepertiga akhir pertahanan Paraguay.

Tuan rumah malah nyaris kebobolan di menit 28. Derlis melepas tembakan dari jarak dekat, namun bola berhasil ditepis Alisson.

Dan Brazil baru bisa kembali membuat ancaman di menit 39. Bola tembakan Philippe Coutinho dari jarak dekat mampu ditepis kiper Roberto Fernandez. Babak pertama pun tuntas dengan skor 0-0.

Babak kedua, Brazil langsung menekan pertahanan Paraguay. Peluang didapat Selecao lewat tembakan Coutinho di menit ke-49, namun bola masih bisa diamankan kiper.

Paraguay harus bermain dengan 10 orang di menit 58. Fabian Balbuena diganjar kartu merah langsung setelah menjegal Firmino tepat di depan kotak penalti.

Keputusan itu dibikin wasit Roberto Tobar setelah meninjau lewat VAR, untuk mengubah keputusannya menjadi tendangan bebas.

Kalah jumlah pemain, memaksa Paraguay untuk bertahan. Situasi itu semakin bikin Salecao susah masuk ke kotak penalti lawan.

Tim Samba membuang peluang emas di menit 74. Umpan silang Everton gagal disundul dengan sempurna oleh Coutinho. Bola jatuh ke kaki Gabriel Jesus, yang langsung melepaskan tembakan dari jarak sangat dekat. Sayang, tembakannya mengarah ke samping gawang.

Peluang emas kembali datang pada menit 88. Alex Sandro berhasil menyambar bola dari tendangan bebas dengan kepalanya. Tapi, lagi-lagi percobaan itu gagal berbuah gol setelah bola mampu ditepis Fernandez.

Selang semenit kemudian peluang kembali didapat Brazil. Bola tembakan kaki kiri Willian masih membentur tiang. Bola rebound gagal disambar Jesus.

Tak ada gol hingga laga 90 menit berakhir. Pemenang pun harus ditentukan lewat tos-tosan, tanpa ada tambahan waktu 2×15 menit.

Paraguay maju menjadi tim penendang pertama, yang menempatkan Gustavo Gomez. Alisson berhasil menggagalkan tembakan Gomez. Willian membawa Brasil unggul 1-0 setelah tembakannya gagal dibaca oleh Fernandez.

Miguel Almiron berhasil membuat Paraguay menyamakan skor menjadi 1-1. Marquinhos membawa Brasil kembali unggul 2-1.

Bruno Valdez kembali membawa Paraguay menyamakan skor menjadi 2-2, namun Coutinho mampu membawa Brasil kembali unggul 3-2

Paraguay kembali menyamakan skor menjadi 3-3. Tembakan Rodrigo Rojas gagal dihalau Alisson. Di sisi lain, Firmino gagal menjalankan tugasnya, namun Derlis Gonzalez dari Paraguay juga ikut gagal.

Jesus maju sebagai eksekutor terakhir. Striker asal Manchester City itu berhasil melesakkan gol dan mengantarkan Brasil ke semifinal setelah menang adu penalti 4-3. (dtk/hel)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here