BERBAGI

Medsoslampung.co – Suplai energi listrik bawah laut mulai memberikan dampak positif terhadap warga Pulau Pisang, Kabupaten Pesisir Barat. Bahkan, telah ada sejumlah calon investor menanamkan modalnya.

“Ada beberapa pengusaha yang mulai melirik Pulaupisang. Mereka berniat untuk membangun usaha penginapan dan usaha lainnya,” ujar Kabid. Penanaman Modal, M. Choirul Anwar, mendampingi Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jon Edwar, ketika dikonfirmasi, Selasa (25/6).

Selain bidang investasi, kata Choirul, berkat listrik PLN juga, masyarakat Pulau Pisang saat ini tidak lagi dikejar waktu pendistribusian ikan hasil tangkapan.

“Sebelum ada listrik, masyarakat nelayan dituntut untuk segera mendistribusikan hasil tangkapannya ke Krui kalau ikan hasil tidak mau busuk. Namun saat ini masyarakat nelayan sudah bisa mengawetkan ikan dengan es,” lanjutnya.

Dampak lainnya, menurut Choirul, rencana pembangunan menara komunikasi di Pulau Pisang diperkirakan bakalan segera terwujud.

“Rencana pembangunan tower tersebut saat ini tengah dalam persiapan. Artinya, berkat masuknya listrik PLN juga berdampak terhadap jaringan komunikasi,” sambungnya.

Dengan demikian, Choirul berharap agar upaya keras Pemkab Pesibar untuk masuknya listrik PLN yang saat ini sudah dinikmati masyarakat, memberikan efek meningkatnya taraf kesejahteraan masyarakat secara signifikan. (ers/hel)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here