BERBAGI

Medsoslampung.co – Polres Lampung Selatan (Lamsel) siap memeroses dugaan SK CPNS palsu yang beredar di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamsel, jika korban melapor. Sebab, hingga kini korps baju coklat itu belum menerima laporan resmi terkait SK CPNS bodong tersebut.

Kasatreskrim Polres Lamsel, AKP Tri Maradona, mengaku belum mengetahui ada laporan terkait adanya SK Palsu CPNS. Namun, jika ada laporan tersebut, pihaknya akan menelusuri dengan memanggil beberapa saksi untuk mengungkap siapa oknum yang membuat SK Palsu itu.
“Sampai saat ini belum ada laporan, Kalau pun ada, nanti akan kita telusuri seperti apa kasusnya. Yang pasti, kami panggil pihak terkait,” katanya, Senin (17/6).
Sebelumnya, Kepala BKD Lamsel, Akar Wibowo meminta korban yang menerima SK palsu melaporkan ke aparat polisi. Sebab, Pemkab Lamsel tidak pernah menerbitkan SK CPNS yang telah dibuat oleh oknum tersebut.
“Jelas itu palsu, silahkan untuk korban melaporkan ke aparat polisi, karena saya menduga oknum yang membuat SK palsu itu sudah menerima sejumlah uang dari korban,” ungkap Akar, Senin (17/06).
Namun, Akar belum mengetahui berapa jumlah SK yang dipalsukan oleh oknum tersebut. SK Palsu itu berada di SDN dan SMPN Satu Atap satu Sidomulyo.
Dikatakan, SK CPNS bodong yang  dirinya terima dari salah satu sataf khusus Plt, Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto, itu adalah palsu.
“Saya dikirim staf khusu foto, melalui via WhatsApp dan mempertanyakan ke apsahan SK CPNS yang di maksud, setelah saya lihat sepintas saja itu palsu, jawab saya,” kata Akar Wibowo, di ruangan kerjanya, Senin (17/6).
Lanjutnya, tidak perlu lihat aslinya foto SK CPNS tersebut, berdasarkan pengalaman menjadi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lamsel, dapat diyakin kan SK CPNS itu bodong.
“Saya tau persis mana yang asli dan palsu SK CPNS, terlihat dari tinta dan tandatangan Sekdanya saja berbeda, jika asli tinta tulisan ini berwarna biru bukan hitam, ini SK bodong,” paparnya.
Sejauh ini pihaknya akan melakukan kroscek di bidang kepegawain terkait. Diketahui SK CPNS bodong dengan atas nama RA itu bertujuan dinas di sekolahan satu atap (Satap) SDN dan SMPN Sidomulyo.
“Di BKD Lamsel tidak terdaftar SK CPNS dengan nama yang di maksud, tetapi di dalam SK CPNS bodong ini tertulis tempat penunjukan sekolahnya,” jelasnya. (erl/hel)
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here