BERBAGI

Medsoslampung.co – PHBI Kantor Direksi PTPN VII menggelar salat Gaib di Masjid Baitunnabat, ba’da dhuhur, Kamis (13/9). Itu dilakukan sebagai ungkapan duka cita yang mendalam dan merasa kehilangan Pahlawan Dirgantara, atas wafatnya  Bapak B.J. Habibie (Presiden RI Ke-3.

Ketua PHBI Kantor Direksi Sasmika mengatakan, Salat Goib untuk Pak Habibie bertujuan mendo’akan beliau. Salat Gaib juga sesuai dgn tuntunan yang telah diajarkan oleh Rasulullah S.A.W. kepada umatnya.

“Pelaksanaan salat gaib untuk mendo’akan pak Habibie sebagai Bapak Bangsa yg kita hormati. Kita merasa kehilangan Bapak Bangsa yang banyak berjasa bagi negara dan layak dijadikan panutan masyarakat. Kecerdasan beliau jg menjadi kebanggaan kita,” katanya.

Salat Gaib merupakan salat untuk mendoakan jenazah yang lokasinya jauh dengan kita. Hukum salat gaib yakni fardu kifayah. Fardu kifayah ini berarti wajib dilakukan, jika belum dilakukan oleh Muslim lain. Namun jika sudah dilakukan oleh Muslim lain, kewajiban gugur dan hukumnya menjadi sunah.

Seseorang yang melakukan salat gaib akan mendapatkan pahala bagi yang melakukannya dan mendatangkan manfaat bagi jenazah yang didoakan. (brl)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here