BERBAGI

Medsoslampung.co – Bupati Lampung Utara (Lampura) Hi. Budi Utomo dan Ketua TP PKK Hj. Nur Endah Sulastri, hadiri Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2021 di di Halaman Parkir Stadion Sukung Kotabumi, Kamis, 18 November 2021.

Hadir juga Sekretaris Kabupaten Lampura Lekok, Forkopimda serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) setempat.

Diketahui, HKN diperingati pada 12 November setiap tahunnya. Peringatan HKN kali ini masuk pada usia ke 57 tahun dengan mengusung tema “ Sehat Negeriku, Tumbuh Negeriku.”

Lalu bagaimana sejarahnya? HKN berawal dari penyakit malaria yang menyerang masyarakat Indonesia pada tahun 50-an silam. Ribuan jiwa terenggut oleh malaria. Oleh karenanya, pemerintah berupaya melakukan pemberantasan malaria atau malaria eradication di seluruh penjuru Tanah Air.

Pada tahun 1959, pemerintah membentuk Dinas Pembasmian Malaria, lalu pada tahun 1963 berubah menjadi Komando Operasi Pemberantasan Malaria (KOPEM).

Pembasmian Malaria pada tahun 1959 dilakukan secara massal ke rumah-rumah di seluruh Jawa, Bali dan Lampung. Pembasmian malaria dilakukan dengan menggunakan insektisida Dichloro Diphenyl Trichloroethane (DDT), dan Penyemprotan secara simbolis dilakukan oleh presiden Soekarno pada tanggal 12 November 1959 di Desa Kalasan, Yogyakarta.

Dalam jangka waktu Lima tahun, 63 juta penduduk Indonesia telah mendapat perlindungan /sembuh dari penyakit Malaria. Karena hal tersebut, Pada tanggal 12 November 1964, keberhasilan pemberantasan malaria diperingati sebagai HKN pertama.

Budi Utomo Dalam sambutannya mengucapkan apresiasi dan terimakasih kepada seluruh tenaga kesehatan yang telah aktif melaksanakan tugas pengendalian penyebaran Covid 19 dan vaksinasi di Kabupaten Lampura.

Budi Utomo berharap pelaksanaan vaksinasi dapat terlaksana sesuai target. Sehingga Lampura dapat cepat bangkit dan tumbuh sesuai dengan Tema HKN Tahun 2021.

“Covud-19 ini adalah krisis kesehatan secara global, lebih dari 200 juta kasus dan 4.7 juta kematian yang terkonfirmasi dilaporkan yang terjadi di 225 negara hingga awal Oktober 2021,” beber Budi Utomo dalam sambutannya.

Alhamdulillah, negara kita Indonesia menjadi salah satu negara yang dapat menurunkan lonjakan kasus Covid-19. Namun demikian, capaian penurunan ini jangan membuat terlena. Kita harus tetap waspada, apalagi penyebaran Covid-19 terdapat banyak varian yang tidak dapat diprediksi. Untuk itu, dibutuhkan kepatuhan serta kedisiplinan masyatakat Lampura dalam menerapkan protokol kesehatan disetiap kegiatan, serta peningkatan kapasitas 3T (testing,tracing dan treatment ) serta pelaksanaan vaksinasi.

Untuk itu, bupati mengajak kepada segenap jajarannya untuk mengoptimalkan segenap sumber daya yang ada dan meningkatkan sinergi, kolaborasi.
“Kita memiliki Puskesmas tersebar di 23 kecamatan yang ada di Lampung Utara. Mari kita bersama bahu membahu membantu bergerak bersama. Saya yakin, kita Lampung Utara mampu mengejar ketertinggalan vaksinasi,” ucap Budi.

Diakhir sambutannya, bupati mengajak kepada seluruh yang hadir untuk selalu bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas karunia dan kesehatan yang telah diberikan. Kesehatan adalah karunia yang tidak bisa diukur oleh materi.

“Untuk itu, pada kesempatan ini mari kita bersama-sama menjaga imunitas tubuh kita dengan melakukan Gebyar Senam Jantung Sehat, yang diharapkan dapat meningkatkan daya tahan tubuh yang sehat, sehingga dapat meningkatkan kemampuan bergerak, bekerja dan berpikir dalam rangka peningkatan aktivitas percepatan pemulihan ekonomi agar Lampung Utara dapat kembali bangkit, tumbuh lebih maju dan sejahtera,” tutup Budi. (iin/hel)

BERBAGI