BERBAGI

Medsoslampung.co – Provinsi Lampung saat ini menempati peringkat tiga di Sumatera terkait penyalahgunaan narkoba. Secara nasional berada di peringkat delapan, dengan penyalahguna 128 ribu jiwa.

Demikian disampikan Ketua DPD Granat Provinsi Lampung Hi. Tony Eka Candra, diwakili oleh Drs. Rusfian Effendi, M.IP selaku Ketua harian DPD Granat Provinsi Lampung, pada dalam acara Program Orientasi Kampus Universitas Mitra Indonesia (Promitra) Tahun Ajaran 2019/2020, bertajuk “Generasi Milenial Anti Narkoba” pada Rabu (25/9).

Kata Rusfian, secara nasional pengguna narkoba saat sekitar 5,9 juta jiwa. Sebanyak 22 % di antaranya adalah pelajar, mahasiswa dan generasi muda calon penerus generasi bangsa.

Setiap hari 50 orang mati sia sia karena narkoba, dan mencapai 18 ribu orang setiap tahunnya. Oleh karena itu, perlunya cara pencegahan dan penanggulangan dengan metode preemtif, prefentif, refresif dan rehabilitasi yang dilakukan oleh semua unsur seperti pemerintah, aparat kepolisan dan segenap elemen masyarakat lainnya guna menyelamatkan generasi penerus bangsa kedepan.

“Untuk menanggulangi para pecandu yang sudah ketergantungan narkoba, harus dilakukan melaui jalur rehabilitasi medis, psikis, dan sosial secara terpadu dan terintegrasi. Karena melalui jalur ini apabila dilakukan secara massif terpadu dan berkesinambungan serta didukung oleh segenap komponen bangsa, maka peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba akan semakin berkurang,” paparnya.

Wakil Ketua Ikatan Keluarga Alumni Unila (IKA Unila) itu juga mengimbau kepada seluruh elemen lapisan masyarakat dan komponen bangsa turut serta membantu Pemerintah dan aparat penegak hukum mencegah maraknya peredaran narkoba yang saat ini sudah menjadi fenomena tersendiri di Indonesia.

“Begitupun mahasiswa harus mampu menjadi contoh yang baik bagi masyarakat, terhindar dari ancaman narkoba dan barang haram lainnya agar pemuda kedepan dapat menjadi penerus bangsa yang bersih, berkarakter dan memiliki pemikiran intelektual yang tinggi. Jangan sampai mahasiswa atau pemuda malah terjerumus kedalam lubang gelap narkoba,” tutup Rusfian. (brl)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here