BERBAGI

Medsoslampung.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus memantau perkembangan tren kasus Covid-19 terkait rencana perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diperketat dan darurat. Yaitu, PPKM diperketat di Kota Metro, dan PPKM darurat di Kota Bandar Lampung.

Demikian terungkap dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan PPKM diperketat dan PPKM darurat secara virtual yang dipimpin langsung oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Sabtu (17/7/2021).

Dari ruang Command Center Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, rapat diikuti Sekretaris Provinsi (Sekprov) Lampung Fahrizal Darminto. Sekprov didampingi Kepala Dinas Kominfotik, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kadis Sosial dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Rapat Koordinasi juga diikuti oleh beberapa menteri. Di antaranya, Menteri Dalam Negeri, Menteri Kesehatan, Menteri Agama, Menteri Keuangan serta gubernur dan beberapa kepala daerah yang wilayahnya masuk dalam penerapan PPKM diperketat dan PPKM darurat.

Rapat digelar membahas evaluasi atas pelaksanaan PPKM Diperketat dan PPKM Darurat yang telah dimulai sejak pekan lalu.

Dalam Rakor, Menko Perekonomian menerima laporan dari beberapa Menteri terkait situasi terkini, dalam rapat terungkap bahwa sesuai laporan dari beberapa Menteri dan Gubernur, bahwa masih terjadi peningkatan jumlah kasus Covid-19 di beberapa daerah di Indonesia. Oleh karena itu, Pemerintah Pusat berencana untuk memperpanjang penerapan PPKM diperketat dan PPKM darurat yang akan dimulai pada hari Rabu, tanggal 21 Juli 2021 hingga tanggal 2 Agustus 2021 dengan memperhatikan perkembangan selanjutnya hingga Senin, 19 Juli 2021.

Provinsi Lampung yang wilayahnya masuk dalam penerapan PPKM diperketat yaitu Kota Metro dan penerapan PPKM Darurat Kota Bandar Lampung terus mengikuti perkembangan situasi, berkoordinasi dengan seluruh Perangkat Daerah terkait serta Jajaran Forkopimda. Saat ini, Pemerintah Provinsi Lampung sedang mempersiapkan langkah antisipasi jika masih ditetapkan perpanjangan PPKM diperketat dan PPKM darurat. Seperti ketersediaan ruang isolasi, ketersediaan obat, ketersediaan oksigen medis serta antisipasi keamanan yang dikoordinasikan dengan jajaran TNI/Polri.

Rapat koordinasi menbahas berbagai permasalahan yang terkait dengan pelaksanaan PPKM diperketat dan PPKM Darurat diberbagai wilayah di Indonesia, pelaksanaan di lapangan terkait vaksinasi, aktivitas perekonomian, pelaksanaan peringatan hari besar keagamaan, sektor keuangan dan Keamanan.

Sekprov Lampung mengungkapkan bahwa Pemprov Lampung masih terus memantau perkembangan terkait rencana perpanjangan penerapan PPKM diperketat dan PPKM darurat hingga Pemerintah Pusat mengambil langkah kebijakan yang direncanakan akan ditetapkan pada hari Senin, 19 Juli 2021. (kmf/iwr)

BERBAGI