BERBAGI

Medsoslampung.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melarang segenap Aparatur Sipil Negara (ASN) setempat menggunakan mobil dinas untuk keperluan mudik Idul Fitri 1440 Hijriah. Perintah ini sesuai imbauan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Ya ini kan sesuai imbauan KPK. Kita ikuti saja,” kata Sekkab Bekasi Hi. Uju Juhaeri, Minggu (26/5).

Untuk menindaklanjuti imbauan tersebut, Uju mengaku pihaknya telah membuat surat edaran berisi larangan pemakaian mobil dinas untuk keperluan mudik Lebaran. Isi surat edaran tersebut sama dengan imbauan KPK.

“Surat tersebut telah didistribusikan ke seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) sampai perangkat daerah di kecamatan dan desa serta kelurahan,” katanya.

Meski melarang, Pemkab Bekasi menegaskan tidak menyediakan lahan parkir untuk kendaraan dinas tersebut saat libur Lebaran nanti. ASN yang diberi fasilitas kendaraan harus menyimpan kendaraannya di rumah masing-masing.

“Kami minta segenap ASN yang diberikan fasilitas mobil dinas untuk dapat menyimpan kendaraan dinasnya di rumah masing-masing sekaligus bertanggung jawab terhadap keamanan aset negara itu,” ucapnya.

Larangan pemakaian mobil dinas bagi ASN sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran KPK RI Nomor B/3956/GTF.00.02/01-13/05/2019 tanggal 8 Mei 2019. Surat edaran tersebut perihal imbauan pencegahan gratifikasi terkait hari raya keagamaan, melarang ASN serta penyelenggara negara menerima gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan dan bertentangan dengan kewajiban atau tugasnya.

Dalam surat yang sama, KPK juga mengingatkan pimpinan instansi atau lembaga negara di tingkat pusat dan daerah untuk mengimbau jajarannya agar tidak menggunakan fasilitas dinas untuk keperluan pribadi. Fasilitas itu seperti penggunaan kendaraan dinas operasional untuk mudik Lebaran.

Penggunaan fasilitas dinas seharusnya hanya digunakan untuk kepentingan kedinasan dan merupakan bentuk benturan kepentingan yang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat. (jpn/hel)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here