BERBAGI

Medsoslampung.co – Bunda Literasi adalah simbol sekaligus mitra utama dalam upaya memajukan Gerakan Literasi Nasional.

Demikian disampaikan Bunda Literasi Provinsi Lampung Riana Sari Arinal saat menerima audiensi Ketua TP PKK Kabupaten Pringsewu Hj. Nurrohmah Sujadi, di Gedung PKK Provinsi Lampung, Senin (21/10).

Audiensi dengan Bunda Literasi Provinsi Riana Sari Arinal dalam rangka pengukuhan Bunda Literasi Kabupaten Pringsewu yang rencananya dilaksanakan pada hari Senin (28/10) mendatang. Hj. Nurrohmah Sujadi berharap Riana Sari Arinal dapat berkenan dan meluangkan waktunya ke pringsewu untuk mengukuhkan Bunda Literasi Pringsewu.

“Terus terang ibu, kami juga ingin dikukuhkan oleh ibu sebagai Bunda Literasi Kabupaten Pringsewu,” ungkap Ketua TP PKK Pringsewu.

Menyambut apa yang sudah diutarakan ibu Nurrohmah, ibu Riana Sari Arinal menyampaikan permohonan maaf, bahwa dirinya tidak bisa menghadiri, mengingat jadwal yang sangat padat.

“Sepertinya di tanggal itu saya masih ada kegiatan, coba nanti koordinasikan aja dengan dinas perpusarsip ya, bu” ujarnya.

“Sebagai figur ibu, Bunda literasi
merupakan tokoh sentral yang memberikan sumbangan pemikiran, sosialisasi dan penggerak budaya literasi. Yakni di setiap jenjang pemerintahan, mulai dari desa/kelurahan hingga nasional, ” lanjut Riana.

Bunda Literasi Provinsi sangat menyambut baik dan mengapresiasi rencana kegiatan pengukuhan bunda literasi kabupaten. Riana Sari Arinal juga bercerita ketika dirinya dikukuhkan sebagai Bunda Literasi Provinsi pada tanggal 8 Oktober 2019 yang lalu.

Sebagai suatu gerakan, literasi harus memberikan kesempatan dan peluang untuk keterlibatan semua pemangku kepentingan, baik secara individual maupun kelembagaan. Literasi harus menjadi milik bersama, menyenangkan dan mudah dilaksanakan baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat, sesuai dengan kapasitas dan kemampuan masing-masing.

“Sebagai istri bupati, diharapkan bisa menjadi role model untuk dapat mempromosikan budaya gemar membaca kepada anak-anak, remaja dan dewasa pada seluruh lapisan masyarakat” tegas istri Gubernur Lampung.

Dalam audiensi tersebut Nurrohmah didampingi Sekdis perpustakaan dan kearsipan Mei Suhartati, Plt. Kabid Perpustakaan Subur Setiyo Widodo dan Kasi Pengembangan Perpustakaan Nia Marulits. Dari Dinas Perpusarsip tampak mewakili Kadis Ferynia diantaranya Sekdis Siti Fajariah, Kabid Pengembangan Sumberdaya Perpustakaan Heriyansyah, Kabid Pembinaan dan Pengawasan Kearsipan Putri Kartarina, Fungsional Perpustakaan Nellawaty Ningsih dan Kasi Pelestarian Hadawiyah. (brl)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here