BERBAGI

Medsoslampung.co – Penjahat letter “T” makin merajalela di Kabupaten Lampung Utara. Dalam sebulan saja, sudah tiga kali sukses menggondol sepeda motor di parkiran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ryacudu.

Padahal, area parkiran tersebut dikelola oleh pihak swasta yang dijaga ketat.

Namun, pada Kamis (8/8), sekitar pukul 03:00 WIB, lagi-lagi satu unit sebuah motor raib. Kali ini, Honda Tiger warna hitam dengan nomor polisi BE 4890 Y milik Doni Riadi (24), karyawan RSUD.

Penuturan Doni, dirinya mengetahui motornya hilang ketika ia hendak pulang dari tugas malamnya di rumah sakit sekitar pukul 06:00 WIB. Saat tiba di parkiran tempat ia menaruh motor, ia terkejut karena kuda besi yang selama ini menemaninya bekerja telah hilang di parkiran.

“Pas saya hendak pulang, di parkiran motor saya sudah tidak ada lagi. Saya langsung menghubungi petugas parkir dan security,”  terang Doni.

Kemudian, petugas parkir dan security yang piket saat itu membantu mencari dengan melihat CCTV namun alat CCTV rusak sehingga rekamannya tidak  dapat dilihat.  Karena pencarian sia-sia Doni memutuskan untuk melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian.

“Saya sudah terbiasa parkirnya di situ, ini sudah yang ketiga kali motor hilang dalam satu bulan di parkiran. Yang lebih anehnya setiap motor hilang CCTV selalu dikatakan petugas jaga dalam keadaan rusak (erorr), makanya saya lapor ke polisi saja,” kata Doni.

Lanjut Doni, kalau tidak di usut lebih lanjut takut akan terbiasa menjadi sasaran empuk para pencuri kendaraan bermotor di parkiran, dengan itu biar pihak kepolisian yang mengusutnya, dan meminta pihak pengelola untuk bertanggungjawab.

“Saya meminta pihak pengelola parkir bertanggungajwab atas hilangnya motor saya, dan telah saya laporkan dengan pihak kepolisian,” tegasnya. (ysn/hel)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here