BERBAGI

Medsoslampung.co – Operasi tangkap tangan (OTT) oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung, ternyata terkait dengan pungutan liar (liar) yang dilakukan oknum pegawai Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Lampung. Korban J, mulai dari mahasiswa pascasarjana hingga Warga Negara Asing (WNA).

Informasinya, J pungli terhadap penerbitan surat pengantar penelitian serta rekomendasi bagi WNA.

Korban terakhir J adalah seorang ibu rumah tangga, yang hendak mengurus surat rekomendasi untuk suaminya, yang juga WNA. Karena oknum J meminta sejumlah uang pelicin, istri WNA tadi melaporkannya ke Kejati.

Laporan ditindaklanjuti Tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejati. Tim menciduk J saat istri WNA hendak menyerahkan berkas untuk rekomendasi tersebut. Dalam penggerebekan, tim menemukan berkas yang disetorkan oleh istri WNA di dalam map warna cokelat, temasuk amplop berisikan uang tunai.

Selain itu, tim menemukan sejumlah uang di tas dan dalam amplop yang diletakkan di laci dengan taksiran mencapai belasan juta rupiah.

Sayangnya, salah seorang penyidik Pidana Khusus di Kejati Lampung menyatakan belum bisa merinci terkait uang yang ditemukan dari ruangan kerja JA tersebut. (mmt/hel)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here