BERBAGI

Medsoslampung.co – Bupati Lampung Selatan (Lamsel) Hi. Nanang Ermanto menggulirkan program bedah rumah tidak layak huni swadaya dari pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat.

Stimulan bedah rumah tidak layak huni secara kontinyu di Kabupaten Lamsel sangat diharapkan untuk mempercepat pengentasan kemiskinan. Sebab, saat turun ke desa-desa, Nanang melihat masih cukup banyak dijumpai rumah warga tidak layak huni.

Hal tersebut diungkapkan Nanang saat meninjau rumah warga yang tertimpa musibah rumah roboh, di Desa Siring Jaha, Kecamatan Sidomulyo, Rabu (5/8/2020).

Program bedah rumah itu, kata Nanang, tidak dibiayai oleh APBN maupun APBD, tapi murni swadaya dari para pejabat di lingkungan Pemkab Lamsel. Hal ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada warga masyarakat.

“Mulai bulan depan akan kita launching pengerjaannya. Tidak menggunakan anggaran dari APBN maupun APBD. Meskipun dari APBN sudah ada, dari APBD juga ada. Kita tambah dari swadaya para pejabat Lampung Selatan,” ungkap Nanang.

Nanang menyebut, dalam setahun akan ada sekitar 2.500 rumah tidak layak huni yang diperbaiki. Jumlah bedah rumah ini mengalir melalui pemerintah pusat dan daerah yang dianggarkan di APBD Lamsel. Ditambah swadaya dari pejabat.

“Program perbaikan rumah tidak layak huni ini murni swadaya dari para pejabat. Dari saya ada, dari Sekda, juga Kepala OPD. Jika digabung dengan program bedah rumah dari pusat dan dari APBD, diperkirakan sekitar 2.500 rumah tidak layak huni dapat diperbaiki dalam setahunnya,” terang Nanang.

Lanjut Nanang, program bedah rumah yang akan digulirkan tersebut, sudah dibicarakan dengan Komandan Kodim (Dandim) 0421 Lampung Selatan saat silaturahmi dengan Bupati pada Selasa (4/8) kemarin.

Mengingat, selain sukses membuka ruas jalan antara Dusun Merut, Desa Hatta dengan Dusun Sumbersari, Desa Kelawi dengan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), Kodim 0421/LS juga sukses melakukan bedah rumah warga setempat.

“Nanti kita kerja sama dengan Kodim 0421/LS. Saya harap warga masyarakat juga ikut mendukung program ini secara bersama. Kita gotong royong untuk memperbaiki rumah warga yang tidak layak huni,” pungkas Nanang. (brl/hel)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here