BERBAGI

ML-Operasi Silent Tim Opsnal Satuan Satnarkoba Polres Lampung Barat (Lambar) berhasil mencolok My (37), oknum pegawai negeri sipil (PNS) yang diduga sekcam salah satu kecamatan di Lambar, Selasa (20/3) pukul 16.00 Wib.  Dia ditangkap dengan dugaan penyalah gunaan narkotika jenis sabu sabu.

Kini,  warga Kecamatan Sekincau itu mendekam di mapolres setempat. Bersamanya diamankan berikut barang  bukti berupa satu plastik klip bening (peket hemat) didalamnya diduga berisi narkotika jenis sabu,  berdasarkan laporan polisi Nomor : LP / A – 159 / III / 2018 / POLDA LPG / Res Lambar.

Kapolres Lambar Tri Suhartanto didampingi Kasat Narkoba saat press realise, Rabu (21/3) menyebutkan bahwa pihaknya hanya mengamankan salah satu warga Lambar. Tak disebutkan identitas terduga.

Menurutnya, kronologis penangkapan My bermula dari informasi masyarakat jika di rumah salah satu peratin di BnS diduga acapkali dijadikan tempat transaksi narkoba.

“Selanjutnya hari Selasa sekitar jam 16.00 WIB anggota Satres Narkoba yang dipimpin langsung oleh kasat Narkoba, Iptu Junaidi melakukan penggerebakan dan ternyata peratin pekon tersebut tidak berada di rumahnya. Dan ketika anggota akan pergi, tiba-tiba MY datang masuk ke dalam rumah peratin lewat pintu belakang dan saat itulah polisi menangkap My.

Saat akan ditangkap, My berusaha menghilangkan BB dengan cara ditelan. Namun, anggota berhasil mengeluarkan sebagian BB dari mulut terduga yang dimuntahkan ke tanah.

Selanjutnya yang bersangkutan dibawa ke polres Lambar untuk dimintai keterangan.

“Dan setelah diintrogasi tersangka mengakui bahwa BB jenis sabu tersebut miliknya yang didapat dengan membeli seharga Rp500 ribu yang menurutnya dari saudara G warga Kecamatan Sumberjaya,” kaya Tri Suhartanto di mapolres setempat,  Rabu (21/03).

“Terduga kini diamankan di Satres Narkoba Polres Lambar. “Yang bersangkutan akan dipersangkakan dengan pasal 122 ayat 1 Undang-undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun penjara,” ujarnya. (dri/niz) 

Bersambung  
1
2
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here