BERBAGI

Medsoslampung.co – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh meyakini Institut Teknologi Sumatera (ltera) akan mengalahkan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Hal tersebut disampaikan Mendikbud pada Sidang Terbuka Dies Natalis ke 5 dan Lustrum Perdana ltera, Senin (7/10).

“Saya sangat yakin kalau ltera akan bisa mengalahkan ITB. Karena saat ini ltera sedang membutuhkan waktu untuk tumbuh menjadi lebih besar,” jelasnya.

Sementara itu, Rektor ltera Ofyar Z. Tamin, menjelaskan ltera lahir atas dasar kebutuhan tenaga engineer berkualitas di Indonesia. Pada tahun 2011 lalu, Pemerintah Republik lndonesia melakukan kajian pendidikan dan pembangunan. Salah satu hasil kajiannya menyebutkan bahwa jumlah Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia berbentuk institut yang fokus pada bidang teknik dan natural sciences masih sangat sedikit dibandingkan bidang lainnya yaitu ITB dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS).

Hasil kajian tersebut. oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang kala itu dijabat Prof. Dr. Ir. KH. Mohammad Nuh. DEA dilaporkan kepada Presiden RI Jenderal TNI (Pum) Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono M.A.. GCB.. AC; dengan keputusan bahwa Pemerintah Republik Indonesia akan membangun institut teknologi baru di beberapa daerah dengan bantuan lnstitut Teknologi Negeri yang telah ada yaitu ITB dan ITS.

Untuk di Wilayah Barat, pemerintah memastikan pembangunan dilakukan di Pulau Sumatera dengan pembinaan ITB. Di Wilayah Tengah dan Timur, pembangunan diputuskan di Ballkpapan, Kallmantan Timur, dengan pembinaan ITS.

Selama enam tahun terakhir, jelas Ofyar, ltera telah dan sedang melaksanakan percepatan pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana untuk menjamin terselenggaranya dengan baik kegiatan perkuliahan dan pelayanan administrasi.

Sejak 2013 hingga saat ini, pembangunan gedung serta sarana prasarana sebanyak 34 unit terdiri dari 5 gedung perkuliahan, 4 asrama mahasiswa, 1 wisna, 6 embung, dan 18 unit sarana prasarana lainnya.

“Saat ini ltera memiliki tiga jurusan yaitu jurusan Sains (9 program studi), jurusan teknologi infrastruktur dan Kewilayahan (9 program studi), serta jurusan teknologi produksi dan industri (17 program studi),” jelas Ofyar.

Dengan segala dedikasi. komtimen dan kerja keras, Ofyar mengajak menyongsong ltera yang lebih maju, berperan aktif pada pembangunan di Sumatera dan memiliki daya saing global sehingga mampu memberikan kontribusi yang berarti bagi peningkatan kualitas dan kuantitas pendidikan bidang sains dan teknologi di Indonesia.

Dalam acara ini juga terdapat penyerahan secara simbolis 14 unit Smart Bus (BRT) dari Kementerian Perhubungan RI kepada Pemprov Lampung, dan diserahkan langsung kepada ITERA. (brl)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here