BERBAGI

Medsoslampung.co – Bantuan terus berdatangan kepada kakak adik, Wagimin dan Suyatno, pemakan bangkai kucing di Lampung Utara (Lampura).

Tidak hanya  kalangan atau komunitas sosial, dan instansi pemerintahan. Kali ini, anggota DPR RI Marwan Cik Hasan ikut prihatin dan memberikan bantuan kepada warga Jalan Jeruk RT 02 LK 01 Kelurahan Kelapa Tujuh, Kecamatan Kotabumi Selatan, itu.

Melalui tim relawannya, mantan Ketua DPRD Provinsi Lampung 2009-2014 itu langsung mengunjungi kediaman Wagimin dan Suyatno.

Menurut, Rizki yang merupakan perwakilan relawan Marwan Cik Hasan, kedatangan mereka adalah untuk memberikan bantuan berupa sembako dan sejumlah uang kepada dua kakak beradik tersebut.

“Ya bapak sangat prihatin kepada mereka setelah tahu melalui pemberitaan yang viral beberapa hari ini. Karena beliau ada agenda dan tidak sempat langsung hadir di sini, maka beliau mengutus kami untuk memberikan bantuan. Semoga saja bantuan ini bisa bermanfaat untuk membantu kehidupan Wagimin dan saudaranya,” ujar Rizki yang saat itu disambut oleh Lurah Kelapa Tujuh dan RT setempat di kediaman Wagimin, Senin (23/9).

Pak Marwan, kata Rizki, mengirimkan salam kepada masyarakat Lampung Utara sekaligus meminta kepada pemerintah daerah setempat untuk lebih memperhatikan masyarakatnya.

“Pak Marwan juga meminta pemerintah setempat sesegera mungkin membantu pengobatan atau perawatan Yatno,” pungkasnya.

Pada saat yang bersamaan, perwakilan Kantor Kementerian Agama Lampura dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat juga mengunjungi untuk memberikan bantuan berupa sembako, pakaian, tikar dan alat memasak.

Berbagai bantuan tersebut langsung diterima oleh Ketua RT setempat, Nano dan Lurah Kelapa Tujuh Suahmad.

“Terimakasih atas perhatian dan bantuan bapak dan ibu semua. Semoga saja ini bisa bermanfaat bagi mereka (Wagimin dan Yatno). Sebelum viralnya pemberitaan itu, saya dan warga sekitar memang perduli kepada mereka terutama soal makan dan minum. Perihal mereka memakan sesuatu yang tak lazim itu dikarenakan mereka memang mengalami gangguan jiwa,” terang Lurah yang diamini RT setempat. (ysn/hel)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here