BERBAGI

Medsolampung.co – Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Lampung Barat telah merampungkan 46 Peraturan Daerah (Perda) jelang akhir masa jabatan 2014-2019. Dari ke 46 Perda tersebut, delapan di antaranya Perda Inisiatif dewan, dan sisanya merupakan pengajuan dari eksekutif.

Sebagai Lembaga yang menjadi perpanjangan tangan masyarakat dalam menyerap dan menyalurkan aspirasi warga di lembaga pemerintahan, DPRD Lampung Barat terus berbenah dan berupaya memaksimalkan peran serta fungsinya dalam mengayomi dan melayani masyarakat.

Selain memiliki peran penting dalam hal pengawasan terhadap kegiatan yang di lakukan oleh pihak Pemerintah Daerah (Eksekutif). DPRD juga berperan besar dalam hal penganggaran dan pembentukan Perda, dari ketiga fungsi utamanya tersebut DPRD Lambar terus memaksimalkan tugas dan fungsinya, utamanya dalam hal pembentukan Perda karna itu merupakan payung hukum untuk berjalannya suatu pemerintahan.

“Kemesraan antara pihak Legislatif, Eksekutif, sangat terasa di Lambar, dan ini menjadikan masyarakat tentram. Kita semua seiring sejalan dalam membangun dan menjaga Lampung Barat tercinta ini, termasuk dalam hal pebuatan Perda,” papar Edi Novial.

Ketua DPRD termuda itu mengatakan, sejak di lantiknya pada pertengahan Tahun 2014 lalu, pihaknya telah menciptakan hubungan yang harmonis baik terhadap pihak Eksekutif maupun Yudikatif. Karena salah satu kunci keberhasilan dalam sebuah daerah harus ditunjang oleh harmonisasi dari pihak legislatif, eksekutif dan yudikatif.

Saat disinggung rincian jumlah Perda yang telah dihasilkan DPRD Lambar hingga akhir masa jabatan kurun waktu Lima Tahun DPRD Lambar, Edi Novial menjelaskan bahwa DPRD bersama pemerintah daerah setidaknya telah membahas dan mengesahkan 46 Ranperda, yang telah disahkan menjadi Perda. Rinciannya, pada Tahun 2014 ada enam Perda Tahun 2015, ada sembilan Perda, Tahun 2016 ada sebanyak 11 Perda dan pada Tahun 2017 mengesahkan sebanyak sembilan perda dan untuk Tahun 2018 sebanyak 11 Perda

“Dari jumlah Perda tersebut, terdapat Delapan Perda yang merupakan Inisiatif dari Anggota DPRD dan telah di sahkan menjadi Perda,” tutup Edi. (mst/hel)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here