BERBAGI

Medsoslampung.co – Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Lampung Utara (Lampura) Bambang Nopriadi menjaminkan dirinya untuk dua pasien korban begal yang dirawat di Rumah Sakit (RS) Handayani Kotabumi. Keduanya ibu dan anak, Hermawati (49) dan Sahma Julita (16), kesulitan biaya perobatan.

Kedua korban yang dibegal Dusun Talang Kepayang, Desa Pengaringan, Kecamatan Abung Barat, pada Selasa, 12 Oktober 2021 lalu, akhrinya diperbolehkan pulang oleh pihak RS. Keduanya sempat menjalani perawatan karena mengalami luka sabetan serta tusukan senjata tajam di bagian kepala, leher dan badan.

Pihak keluarga dua korban begal tersebut sangat berterima kasih atas bantuan Bambang Nopriadi dan kepada Pemerintah Kabupaten yang sudah bersedia membantu biaya perobatan.

“Alhamdulillah, terima kasih dengan masuknya donasi 17 juta rupiah dan Ketua MKKS SMA Lampung Utara sudah mau menjadi penjamin, dan kedua korban begal sudah bisa dibawa pulang. Biaya yang masih harus dilunasi sebesar 25 juta rupiah,” ujar Sarkasi, keluarga korban.

Sementara itu, ketua MKKS SMA Lampura Bambang Nopriadi mengatakan, ia besera yang lainnya merasa terpanggil atas peristiwa begal yang terjadi sehingga mengakibatkan ibu dan anak menjadi korban hingga terluka parah.

“Kami akan terus menggalang donasi guna membantu kedua korban untuk pembiayaan perobatan rumah sakit. Doakan saja semoga semua urusan untuk kebaikan akan ada jalan terbaik,” ucap Bambang. (iin/hel)

 

BERBAGI