BERBAGI

Medsoslampung.co – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) dan Forum Literasi Lampung Barat (FLLB) membangun 15 titik Lamban Baca (Rumah Baca) di tingkat pemangku (RT) di Pekon Puralaksana dan Karang Agung, Kecamatan Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat (Lambar), Minggu (28/7).

Hal ini dilakukan dalam rangka mendekatkan fasilitas baca sebagai prasyarat terwujud nya cita-cita bersama menjadikan Lambar sebagai Kabupaten Literasi.

“Kami (Mahasiswa KKN Unila) sangat mendukung langkah Bupati Parosil Mabsus terkait pembangunan Gerakan Literasi. Beliau menjadikan literasi sebagai unsur penting pembangunan sumberdaya manusia di Lambar,” ujar Koordinator acara, M Abdel Tasman.

Menurut dia, apa yang dilakukan Pemkab Lambar menjadi angin segar ditengah kelesuan dunia literasi di Provinsi Lampung.

“Saya dan kawan-kawan berharap aktivitas KKN (pembangunan Lamban Baca) dapat berguna dan bermanfaat bagi warga Lambar, dan menjadi pemicu bagi pengembangan literasi di Kabupaten dan Kota làin nya di Lampung,” tambah Mahasiswa FKIP Unila ini.

Terpisah, Ketua Tim Gerakan Literasi Daerah (GLD) Lambar Partinia menyambut positif langkah nyata Pembangunan Lamban Baca. Ibu tiga anak yang akrab disapa Mak Cik ini berharap program itu dapat dilakukan oleh Mahasiswa KKN Unila lainnya diseluruh wilayah yang ada di Lambar.

“Pembangunan Lamban Baca merupakan wujud dari pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi. Pendidikan berkarakter fondasi pembanguan SDM di Lambar,” tegasnya.(SMP/hel)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here