BERBAGI

Medsoslampung.co – Tokoh masyarakat dan tokoh Pers Kabupaten Pesawaran Erlan Syofandi menyikapi dugaan penyalahgunaan anggaran Dana Desa (DD) oleh Kepala Desa (Kades) Taman Sari Hendri Dunan. Seharusnya, dugaan itu harus diproses ke ranah hukum.

“Kita minta setiap ada dugaan pelanggaran harus dibawa ke ranah hukum, dan harus dituntaskan. Jangan sampai tidak selesai perkara tersebut!” tegas Erland, Jum’at (14/6).

Erland mengungkapkan, masyarakat mesti berani berbicara apabila ada ketidaksesuaian pembangunan yang dilakukan oleh kepala desa.

“Masyarakat harus berani. Kalau kira-kira ada yang tidak beres sama kepala desa, laporkan! Jangan cuma diam aja, karena masyarakat harus mengontrol kinerja kepada desa, karena masyarakat pun berhak mengawasi pembangunan di desa yang di lakukan oleh kepala desa,” ungkapnya.

Erland juga berharap aparat penegak hukum dapat merespons segala bentuk laporan yang diberikan oleh warga. Tak tanggung-tanggung. Ia bahkan meminta pihak kepolisian untuk tidak takut memenjarakan oknum-oknum kepala desa yang terbukti melakukan pelanggaran.

“Saya berharap ketika memang ada laporan dari masyarakat, pihak kepolisian harus responsif. Penjarakan oknum kades yang terbukti bersalah biar jadi pelajaran bagi kepala desa lainnya,” pungkas Penasehat PWI Pesawaran tersebut.

Sebelumnya, Ketua BPD Desa Taman Sari Heri Rusdiyanto mengungkapkan telah memperingatkan kepada desa terkait buruknya kualitas pengerjaan pembangunan rabat beton di dusun satu Desa Taman Sari Kecamatan Gedongtataan.

Hanya saja Heri mengatakan Kepala Desa Taman Sari Hendri Dunan tidak pernah menggubris peringatan yang diberikan kepadanya. Bahkan untuk setiap kebijakan yang dilaksanakan Heri mengaku BPD tidak pernah dilibatkan. (ram/snd/hel)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here