BERBAGI

Medsoslampung.co – Waspada! Peredaran uang palsu (upal) masih saja terjadi. Kali inj, upal ditemui di kantin Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lampung Utara (Lampura).

Dikonfirmasi di warungnya, Emak Kantin sapaannya menjelaskan, kalau ia tidak tau menau dari siapa uang itu didapat. Dia mengaku bila upal itu didapat sejak satu pekan yang lalu dari pembeli di area pemkab setempat.

“Senin minggu kemaren itu, ya kami nggak tau kalau itu uang palsu,” ujar Emak, ditemui wartawan media ini, Selasa (24/9).

Dilanjutnya, ia mengaku kaget karena uang itu ternyata tidak laku untuk pembayaran ditoko lain tempat biasa dirinya membeli kebutuhan warungnya.

“Saya juga kaget, barang mau saya belanjain kok nggak laku. Memang saya dapet duit itu dari orang belanja, dan langsung tak masukin (kantong). Jadi nggak tau kalau itu palsu, tapi sekarang saya liat dulu,” lanjutnya.

Sebagai penenang hati, Emak Kantin tetap optimis dengan tidak mau memusingkan persoalan tersebut. Karena, menurutnya rezeki tidak dari situ saja.

“Tapi ya sudah biarin aja. Saya nggak terlalu pusingin rezeki masih ada dari yang lain.” Emak Kantin Pemkab, Lampung Utara.

Mala (34), anak Emak menambahkan dirinya juga tak mengetahui adanya uang palsu yang diterima dari pembeli. Dia mengetahui setelah disuruh untuk belanja ke warung. Saat akan melakukan pembayaran, tiba tiba ditemukan kalau uangnya melekat tak seperti uang lainnya.

“Saya lihat kok uang ini ngeletek (terkelupas). Dilihat kok mengilap ada plastiknya. Ya saya bawa pulang lagi,” pungkas Mala. (brl)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here