BERBAGI
Kades Sukajaya Elpizar memberikan penjelasan ketidaksengajaannya meng-upload konten pornografi karena gagap teknologi.

Medsoslampung.co – Kepala Desa Sukajaya Elpizar memberikan penjelasan terkait unggahan konten pornografi di status WhatsApp (WA). Dia mengaku tak tahu unggahan itu karena gagap teknologi (gaptek).

Awalnya, jelas Elpizar, ia menerima kiriman video dari seorang teman. Dan sebenarnya, hendak dia hapus.

“Memang malam itu saya dapat kiriman video dari teman saya. Mau saya hapus karena memang hp saya biasa dipakai anak, takut video itu ditonton,” ungkapnya, Minggu (28/7).

“Saya kan kurang paham teknologi, (gaptek-red), makanya gak sengaja video itu malah jadi status WhatsApp,” tambahnya.

Karena, menurutnya video semacam itu tidak layak ada di ponsel kepala desa.

“Saya paham, nggak layak pemimpin berhubungan dengan hal negatif seperti itu. Nggak mungkin jika saya sengaja menguploadnya,” ujar Elpizar yang juga ketua Apdesi Kecamatan Way Khilau.

“Yang pasti sekali lagi saya mohon maaf, khususnya buat warga Desa Sukajaya karena kejadian ini sudah membuat gaduh dimasyarakat,” ujarnya.

Tak hanya itu. Dalam klarifikasinya Elpizar juga mengimbau agar masyarakat khususnya pejabat publik agar dapat berhati-hati dalam menggunakan tekhnologi.

“Sudah sepatutnya kita harus waspada karena kejadian ini bisa terjadi kepada siapa saja. Saya berharap setelah ini tidak ada lagi asumsi negatif yang beredar dimasyarakat,” pungkasnya. (snd/ran/hel)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here