BERBAGI

Medsoslampung.co – Kader Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Lampung mulai melakukan aksi untuk mencegah stunting. Hal tersebut menindaklanjuti kegiatan Orientasi Kader Fatayat NU Germas untuk Pencegahan Stunting yang berlangsung selama dua hari (5-6/9) di Hotel Bukit Randu, Kota Bandar Lampung.

Ketua III PP Fatayat NUĀ Efri Wahdiyah Nasution mengatakan, peserta orientasi kader yang berjumlah 100 orang yang sudah dibekali ilmu langsung melakukan aksi di masyarakat usai kegiatan.

Aksi yang mereka lakukan sesuai dengan kelompok masyarakat sasaran, yakni ibu hamil, ibu menyusui, remaja dan keluarga yang mengasuh balita.

Ketua Panitia Orientasi di Lampung Wirda Wahyu menerangkan, 100 orang kader terdiri dari utusan pengurus wilayah Fatayat Provinsi 6 orang, utusan dinas terkait 4 orang, serta 90 orang utusan dari Kabupaten Lampung Timur dan Lampung Selatan.

“Utusan kabupaten terdiri dari kader Fatayat dan Dinas Kesehatan setempat,” kata dia.

Diketahui, orientasi kader dibuka Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim, Kamis (5/9) lalu.

Dalam sambutannya, Chusnunia berkomitmen untuk memberikan bantuan mencegaj stunting di Lampung.

“Pemprov siap berkolaborasi dengan Fatayat NU untuk menekan angka stunting di Lampung.Saya akan bantu fatayat agar bisa berkolaborasi dengan dinas/instansi terkait agar gerakan di lapangan lebih terarah dan real,” kata Nunik, panggilan akrab wagub.

Nunik mengatakan, angka stunting sudah banyak menurun di Lampung.Dia berharap dengan gerakan yang dilakukan kader Fatayat NU, stunting bisa dicegah dan tidak ada lagi anak di Lampung yang terkena stunting.

Kegiatan orientasi ini dilaksanakan oleh PP Fatayat NU bidang kesehatan dan lingkungan hidup bekerja sama dengan PW Fatayat NU Provinsi Lampung. Menghadirkan nara sumber dari Dinkes Lampung dan Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Zuraida Thoha dan drg. Ivo Syayadi. (brl)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here