BERBAGI
Dirut PT. ITDC, Abdulbar M. Mansoer, saat ramah tamah dengan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi di Woodstairs Cafe Way Halim, Selasa (6/8) malam. Foto Biro Humas dan Protokol Pemprov Lampung.

Medsoslampung.co – PT. Indonesian Tourism Development Corporation (ITDC) akan mengubah Bakauheni menjadi Destinasi Wisata Lampung paling lengkap.

Perusahaan plat merah itu tidak hanya membangun wisata pantai. Topografi Bakauheni yang berbukit akan disulap dengan beragam keunggulan sarana dan prasarana.

“Kami akan membangun hotel berbintang, resort villa, bukit bunga, wisata olahraga air, waterpark, kuliner, outbond, dan taman bermain,” jelas Direktur Utama (Dirut) PT. ITDC, Abdulbar M. Mansoer, saat ramah tamah dengan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi di Woodstairs Cafe Way Halim, Selasa (6/8) malam.

Semua perencanaan itu, jelas Mansoer, karena pihaknya melihat wilayah Bakauheni sangat indah dan menarik.

“Kami bersama tim melihat di sana akan menjadi wilayah yang sangat bernilai dan akan menjadi destinasi baru,” jelasnya.

Namun demikian, lanjut Mansoer, ITDC sangat memerlukan dukungan Pemprov Lampung dalam pengembangannya.

“Daerah Bakauheni merupakan ujung Sumatera, dan pertengahan antara Jawa dan Sumatera. Tentunya dalam pengembangannya sangat perlu dukungan Pemprov Lampung,” jelas Mansoer.

Untuk diketahui, ITDC atau PT. Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) merupakan BUMN yang memiliki lini bisnis membangun dan mengembangkan kawasan pariwisata di Indonesia.

Track record ITDC tak perlu diragukan. Selama 45 tahun Perseroan telah membangun dan mengelola the Nusa Dua, kawasan pariwisata kelas dunia yang berlokasi di Bali Selatan.

Dengan insfrastuktur serta fasilitas akomodasi dan pertemuan berstandar internasional, the Nusa Dua telah menjadi tuan rumah berbagai event resmi berskala internasional seperti APEC 2013, Bali Democratic Forum, Miss World 2013, dan baru saja IMF-WBG Annual Meetings 2018.

Selain itu, ITDC juga mengembangkan dan mengelola the Mandalika di Lombok Tengah, NTB, dengan luas 1.175 hektar.  The Mandalika merupakan satu dari sepuluh destinasi pariwisata prioritas yang ditetapkan Pemerintah untuk dikembangkan menjadi ‘Bali Baru’, dan resmi beroperasi sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata sejak 2017.

Saat ini, the Mandalika tengah dibangun sebagai destinasi pariwisata kelas dunia, dengan berbagai fasilitas dan atraksi berstandar internasional. (brl)

 

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here