BERBAGI

Medsoslampung.co – Inspektorat Kota Bandar Lampung memberikan sanksi disiplin kepada Lurah Sumur Putri, Indra Indawan. Sebabnya, sang lurah tidak mau menandatangani Sporadik tanah warga Kampung Sinar Banten.

Sanksi tertuang dalam surat No.700.1074.11.82.5.2020. Surat ditandatangi oleh kepala Inspektorat Kota Bandar Lampung Drs. Muhammad Umar pada 5 Oktober 2020.

Dalam surat berkop Pemerintah Kota Bandar lampung tersebut, pada poin ke 2 dijelaskan, akibat kelalalan dalam proses sporadik An. Ahmad akan diberi sanksi disilpin sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Menanggapi hal ini, Ketua LSM Abjad Lampung Johan Syahrul memberikan apresiasi terhadap laporan pihaknya yang ditanggapi oleh Inspektorat.

Bahkan, Johan meminta lurah segera diganti akibat kelalaiannya yang sudah terbukti menyusahkan warga Kampung Sinar Banten.

“Ada apa lurah yang membuat kesalahan tidak mau menandagani pengajuan sporadik tanah warga. Ada indikasi menyusahkan rakyat kecil yang nota bene warga Bandar Lampung. Jangan sampai karena ulah oknum, rakyat yang dibuat susah,” ungkapnya.

Terlebih, Ahmad, pihak yang mengajukan sporadik adalah pendukung dan loyalis Bunda Eva. Jangan sampai lurah membuat susah pendukung Bunda Eva Herman HN.

“Saya mewakili Ahmad dan keluarga besarnya di Kampung Sinar Banten meminta bapak Herman HN mengganti Lurah Sumur Putri dengan orang lain yang lebih profesional dan berpihak kepada rakyat kecil,” tandas Johan.(*/iwr)

BERBAGI