BERBAGI

Medsoslampung.co – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI memastikan belum menetapkan pasangan calon terpilih presiden dan wakil presiden. Adapun hasil pleno Selasa (21/5) dinihari adalah masih berupa perolehan suara.

Karenanya, kata anggota KPU Hasyim Asy’ari, hasil rekapitulasi suara secara nasional belum sampai penetapan calon terpilih.

“Dalam hal Pilpres belum ditetapkan calon terpilih, yang sudah ditetapkan adalah perolehan suara paslon,” kata dia di Jakarta, Selasa (21/5).

Dia mengatakan hasil pemilu yang dapat digugat ke Mahkamah Konstitusional adalah perolehan suara yang potensial mempengaruhi perolehan kursi atau calon terpilih.

Masa pendaftaran gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) ke Mahkamah Konstitusional (MK) adalah 3×24 jam terhitung sejak 21 Mei 2019 pukul 01.46 WIB .

Dia mengatakan bila dalam jangka waktu 3×24 jam tersebut tidak ada pasangan calon yang menggugat ke MK maka KPU dapat segera mengumumkan calon terpilih.

“KPU akan meminta atau mendapat konfirmasi dari MK tentang tidak adanya gugatan PHPU Pilpres. Setelah mendapat konfirmasi dari MK, kemudian KPU melangkah ke tahapan berikutnya yaitu penetapan hasil pemilu berupa penetapan paslon terpilih dengan SK KPU,” kata dia. (jpn/ant/hel)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here