BERBAGI

Medsoslampung.co – Kapolda Lampung Irjen Pol. Purwadi Arianto mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini sudah kondisi darurat narkoba. Jumlah pengguna narkoba kurang lebih 6.4 juta jiwa.

Demikian diungkapkan Kapolda Lampung saat membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Fungsi Reserse Narkoba Tahun 2019 di Swiss-Belhotel, Kota Bandar Lampung, Rabu (23/10) pukul 08.00 WIB.

Ditinjau dari data statistik, lanjut kapolda, secara nasional kejahatan narkoba menunjukan peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahun. Baik dari aspek kualitas maupun kuantitas. “Sehingga diperlukan upaya-upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba secara masif dan komperhensif,” tegas kapolda.

Kapolda mencontohkan di Lampung. Sebagai gambaran umum, data pengungkapan kasus Narkoba mencapai 1.397 perkara, dengan jumlah tersangka 1.954 orang. Adapun barang bukti yang diamankan ganja 502,2 Kilogram (Kg), Shabu 171,9 Kg, Ektasi 54,268 butir, Psikotropika 20.572 butir, dan Tembakau Gorila 143,15 gram.

Karena itu, Kapolda menekankan kepada personil Reserse Narkoba Polda Lampung dan jajaran agar melakukan proses penyelidikan dan penyidikan tindak pidana narkoba secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Bukan cuma itu. Kapolda juga mengingatkan agar meningkatkan kemampuan dan kompetensi personil serta mengoptimalkan penggunaan teknologi informatika Kepolisian.

“Lakukan juga pengawasan kepada masing-masing anggota agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” pungkas kapolda.

Diketahui, Rakornis digelar oleh Reserse Narkoba Polda Lampung. Rakornis yang mengangkat tema Sinergitas Penegakan Hukum dalam Rangka Upaya Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba Di Provinsi Lampung, itu diikuti 78 personil Reserse Narkoba.

Acara dihadiri Kepala BNN Lampung, Ketua Pengadilan Tinggi Lampung, perwakilan Kejaksaan Tinggi Lampung, perwakilan Kepala Kanwil Kemenkumham Lampung, perwakilan Kepala Balai Besar POM Lampung, ormas Anti Narkoba,dan para peserta Rakornis. (brl)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here