BERBAGI
Direktur PDAM Limau Kunci Pistorik, dan Sekretaris Dewan Pengawas Iwan Setiawan, menerima hasil audit BPKP Wilayah Lampung di Bandar Lampung, Kamis (11/7).

Medsoslampung.co – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Limau Kunci Lampung Barat, untuk kali keenam beruntun mendapat penilaian sehat oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Wilayah Lampung.

Laporan hasil audit kinerja tahun 2019, itu diserahkan Kepala BPKP Kisyadi kepada Direktur PDAM Limau Kunci Pistorik, dan Sekretaris Dewan Pengawas Iwan Setiawan, di Bandar Lampung, Kamis (11/7).

Pistorik, mengatakan dengan diterimanya piagam hasil audit BPKP Tahun 2019, berarti PDAM Limau Kunci Lampung Barat, berdasarkan laporan hasil audit kinerja, telah enam tahun secara berturut-turut, dinyatakan sehat.

“Alhamdulillah, hasil audit kinerja yang kami terima hari ini, dengan status PDAM Limau Kunci Sehat, sudah tahun keenam, karena status sehat tersebut sudah disandang sejak Tahun 2014 lalu,” kata Pistorik, di Liwa, dalam keterangan tertulis yang dikirim kepada JPNews (group medsoslampung.co), Kamis (11/7).

Sertifikat hasil audit kinerja tersebut kata Pistorik, diserahkan Kepala BPKP wilayah Lampung, Kisyadi, bersamaan dengan tujuh direktur dan dewan pengawas PDAM dari kabupaten lain yang ada di Lampung, di kantor BPKP Bandar Lampung.

“Di Lampung ada delapan PDAM saat ini, dan berdasarkan hasil audit, yang dinyatakan sehat selain PDAM Limau Kunci, adalah PDAM Way Rilau Bandar Lampung dan PDAM Penawaran. Tiga menyandang status kurang sehat, dan satu statusnya sakit.” kata Pistorik, yang dalam kesempatan bersama juga didampingi Kabag Keuangan Suherman.

Keberhasilan PDAM Limau Kunci, sembuh dari sakitnya selama ini, kata Pistorik, berkat dukungan bupati Lampung Barat Parosil Mabsus beserta jajarannya, DPRD, dewan pengawas dan masyarakat sebagai konsumen, dan kerjasama managemen PDAM Limau Kunci.

“Terima kasih kepada bapak bupati Parosil, wakil bupati Mad Hasnurin berserta jajaran. anggota DPRD, Dewan Pengawas, konsumen dan managemen, yang telah mendukung dan bekerja keras bersama, sehingga PDAM Limau Kunci sembuh dari sakit panjangnya,” ujar Pistorik.

Ke depan, kata Pistorik, PDAM Limau Kunci akan mengembangkan usaha, Air Minum Dalam Kemasan (AMDK). Karena berdasarkan hasil pengkajian laboratorium, kualitas air yang ada di wilayah Lampung Barat, lebih baik dari air kemasan yang ada selama ini.

“Ke depan kita akan memproduksi AMDK, yang saat ini sudah memulai proses DED. Mudah-mudahan dalam waktu dekat, ekspansi usaha tersebut terealisasi, sehingga PDAM Limau Kunci akan menyerap tenaga kerja lebih banyak,” tandasnya, seraya mengatakan harga pokok PDAM Limau Kunci paling murah se-Indonesia.
(*/jpn/hel)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here