BERBAGI

Medsoslampung.co – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi optimistis keberadaan sejumlah Infrastruktur seperti Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), Pelabuhan Panjang, Dermaga Eksekutif Bakauheni, hingga Bandara Internasional Radin Inten II akan meningkatkan penerimaan retribusi dan pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung.

“Ke depan diperkirakan pertumbuhan ekonomi semakin menggeliat dengan keberadaan infrastruktur itu. Ini akan menjadikan Provinsi Lampung sebagai tujuan destinasi wisata baik lokal maupun nasional,” ujar Sekretaris Provinsi Lampung Fahrizal Darminto saat mewakili Gubernur Lampung Arinal Djunaidi membuka Acara Sosialisasi Perubahan Ke II Atas Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2011 Tentang Retribusi Daerah Provinsi Lampung Tahun 2019 di Ballroom Hotel Sheraton, Senin (2/12).

Kegiatan ini menghadirkan Direktur Pendapatan Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Hendriawan dan bertujuan untuk mengoptimalisasikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Pendapatan Daerah Dari Sektor Retribusi Daerah di Provinsi Lampung.

Fahrizal menjelaskan Keberadaan Infrastruktur tersebut akan memberikan dampak positif dan manfaat bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyatakat.

Untuk itu, kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah yang merupakan salah satu wahana untuk meningkatkan koordinasi dan sinegritas, diharapkan dapat mengoptimalkan Pendapatan dari Sektor Retribusi di Provinsi Lampung sehingga tepat sasaran dan tepat hukum.

“Karena setiap daerah mempunyai potensi pendapatan yang berbeda-beda. Perbedaan kondisi ekonomi, sumber daya alam, besaran wilayah dan besaran penduduk sehingga memungkinkan masing-masing daerah memberi penekanan yang berbeda – beda pada sektor pemasukan daerah,” jelasnya.

Fahrizal menyampaikan Gubernur Arinal mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menegakkan disiplin agar tidak terjadi pemborosan yang dapat dimulai dari penggunaan sumber daya seperti pada sektor air, listrik , kertas dengan baik.

“Kita harus sama-sama memahami dan menggunakan anggaran secara bijak karena keberhasilan dalam meningkatkan sumber pendapatan daerah bukan hanya menjadi tanggung jawab Badan Pendapatan Daerah namun juga menjadi tugas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung,” ujar Fahrizal.

Fahrizal minta OPD berperan aktif untuk mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) terutama dari sektor retribusi sebagai sumber keuangan Pemerintah Daerah,” ujar Fahrizal.

Sementara itu, Direktur Pendapatan Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Hendriawan menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) mempunyai tupoksi untuk mengevaluasi Perda yang dimiliki sesuai dengan kondisi daerah masing masing yang sesuai dengan peraturan perundang– undangan.

“Lampung memiliki daya tarik luar biasa terutama dari sisi pariwisatanya. Dari sanalah akan muncul pajak dan retribusi yang berasal dari hotel dan wisatawan. Melihat potensi yang dimiliki oleh Provinsi Lampung tersebut, Kemendagri ingin membantu membuat kebijakan-kebijakan untuk daerah yang berpotensi seperti Lampung. Agar bisa mengembangkan dan mengoptimalkan pendapatan daerah melalui potensi tersebut,” jelasnya. (brl)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here