BERBAGI

Medsoslampung.co – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi bertekad menekan penduduk miskin di Bumi Ruwa Jurai. Gubernur menargetkan di angka satu digit di tahun 2024, untuk mengejar capaian nasional yang saat ini sudah mencapai 9,41 persen.

Demikian disampikan gubernur saat memberikan masukan bagi penyempurnaan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Lampung 2019-2024, dan pembangunan Provinsi Lampung lima tahun ke depan.

Penyempurnaan itu disampaikan saat menjawab Pemandangan Umum Gramsi-Fraksi DPRD Provinsi Lampung atas dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, di Ruang Sidang DPRD Provinsi Lampung, Kamis (15/8).

Gubernur menyebutkan, berkaitan dengan strategi dan prioritas Pemerintah Daerah dalam penyelesaian kemiskinan dan ketimpangan di Provinsi Lampung. Dimana persentase penduduk miskin di Provinsi Lampung pada tahun 2014 adalah sebesar 14,21 % dan turun menjadi 13,01 % di tahun 2018 atau terjadi penurunan sebesar 1,2 % dalam kurun waktu 5 (lima) tahun.

Selanjutnya, pada bulan maret 2019 persentase penduduk miskin di lampung turun kembali menjadi 12,62%.

“Ke depan, kami akan terus tekan menjadi sebesar satu digit di tahun 2024. Oleh karena itu, Pemprov Lampung akan bekerja keras dan sungguh sungguh untuk membangun komitmen dan berupaya keras baik terkait ketepatan dan keterpaduan sasaran program dengan Basis Data Terpadu Penanggulangan Kemiskinan,” katanya.

Pengentasan kemiskinan di Provinsi Lampung, lanjut gubernur, akan dilakukan melalui dua pendekatan, yakni pemenuhan kebutuhan dasar bagi 40 persen masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah (Desil 1-4) baik Dangan, pendidikan, kesehatan, dan perumahan Iayak.

“Dan yang kedua melalui peningkatan perekonomian masyarakat melalui peningkatan produktivitas dan nilai tukar petani, wirausaha, bantuan permodalan dan peIatihan tenaga kerja,” ujarnya. (brl)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here