BERBAGI
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat memaparkan KIET Sebalang dalam FGD di Kantor BI Perwakilan Lampung, Selasa (3/9) siang. Foto Biro Humas dan Protokol Pemprov Lampung.

Medsoslampung.co – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengupayakan percepatan pembangunan Kawasan Industri Energi Terpadu (KIET) Sebalang. Program yang telah diusulkan kepada Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala BAPPENAS diharapkan dapat diakomodir dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2019-2024.

Upaya Gubernur ini dipaparkannya dalam Focus Group Discussion (FGD), yang diselenggarakan di Ruang Rapat Lt. 2 Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Lampung, Selasa (3/9) siang.

“Pemerintah Provinsi Lampung telah mengusulkan kepada Menteri Perencanaan Nasional/Kepala BAPPENAS agar Outline Bussines Case (OBC) rencana Pengembangan Kawasan ini dapat difasilitasi dan diakomodir ralam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2019-2024,” jelas gubernur.

Berdasarkan lokasinya, Gubernur Arinal menjelaskan bahwa Tarahan Lampung memenuhi syarat efisiensi integrasi hilirisasi produk migas dan baja untuk dijadikan KIET, hal ini mengingat lokasi Sebalang yang dekat dengan posisi konsentrasi konsumen, potensi dukungan lingkungan dengan potensi kedalaman (draft) navigasi sekitar 24m Low Water Spring (LWS), Potensi dukungan infrastruktur darat, ketersediaan Air Baku serta Potensi dukungan lingkungan yang cukup.

“Sebalang memiliki potensi dukungan lingkungan yang cukup seperti dibatasi oleh hutan lindung, berpapasan dengan Pelindo, dan saya sudah mempersiapkan diantaranya dengan akan mengembangkan pelabuhan umum. Tentunya sumber-sumber yang akan kita gali disini bukan hanya untuk kebutuhan Lampung, tetapi juga Nasional dan Internasional,” jelas Gubernur Arinal.

Sementara itu, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Lampung Budiharto Setyawan, menjelaskan bahwa pelaksanaan FGD sebagai bentuk sinergi antara Pemprov Lampung dan BI yang semakin baik dan terus meningkat.

“FGD ini juga sebagai dukungan dari BI dalam meningkatkan perekonomian Provinsi Lampung,” jelasnya.

Budiharto berharap FGD ini mampu meningkatkan perekonomian dan investasi di Provinsi Lampung. (brl)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here