BERBAGI

Medsoslampung.co – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan, penyelanggaraan Lampung Krakatau Festival (LKF) 2019 merupakan perhelatan kebudayaan, pariwisata dan ekonomi kreatif kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Ajang akbar ini wadah mempromosikan pariwisata Lampung baik di tingkat nasional maupun internasional.

“LKF merupakan salah satu event kepariwisataan Provinsi Lampung yang dilaksanakan secara berkala setiap tahun dan sekaligus merupakan event kepariwisataan nasional yang masuk dalam 100 kalender event nasional,” kata gubernur saat membuka LKF ke- 29 tahun 2019, di Lapangan Korem 043/Gatam Enggal, Kota Bandar Lampung, Jumat (23/8) malam.

Disebutkan Arinal, target yang ingin dicapai dari rangkaian kegiatan ini adalah bagaimana peningkatan peranan budaya daerah dalam pengembangan kepariwisataan di Provinsi Lampung serta meningkatkan peranan pariwisata dalam pengembangan perekonomian daerah dan nasional.

“Kita ingin juga sekaligus menunjang keberhasilan visi dan misi Provinsi Lampung, khususnya dalam rangka mendukung program-program unggulan pembangunan daerah menuju Rakyat Lampung Berjaya,” ujarnya.

Selain itu, sambung Arinal, perhelatan akbar ini juga merupakan salah satu dari 33 janji dirinya bersama Wakil Gubernur yaitu Lampung Kaya Festival.

“Dimana akan menjadikan budaya dan kekayaan alam Lampung sebagai daya tarik festival untuk meningkatkan ekonomi masyarakat melalui pengembangan ekonomi kreatif, merawat kebudayaan lokal dan mengembangkan kesenian serta mendukung meningkatnya kunjungan wisatawan,” katanya.

Apalagi disebutkan Arinal bahwa Provinsi Lampung sendiri memiliki potensi yang sangat luar biasa. Dari posisi yang sangat strategis yang merupakan penghubung Pulau Sumatera dan Pulau Jawa sampai potensi sumber daya alam yang melimpah.

“Selain itu Provinsi Lampung merupakan penghasil beberapa komoditas utama di tingkat nasional,” katanya.

Dijelaskan Arinal, seperti jagung penghasil nomor tiga Nasional, ubikayu nomor satu Nasional, tebu nomor dua Nasional serta beberapa komoditas Iainnya.

“Komoditas unggulan lainnya yakni kopi, lada, kakao, kelapa sawit, karet, sapi potong, dan ternak kambing. Provinsi Lampung juga memiliki potensi wisata sangat besar, baik wisata alam, kerajinan maupun keragaman budaya,” ujarnya.

Terlebih, masih kata Arinal, letak geografis Provinsi Lampung yang dekat dengan ibukota Jakarta, merupakan salah satu daya tarik yang kuat bagi pengembangan pariwisata Lampung. Dengan didukung pula berbagai kemudahan aksesibilitas baik darat, Iaut dan udara.

“Kita punya Jalan Tol Trans Sumatera, Bandara Internasional Radin Inten II, Bandara Taufik Kiemas Airport Pesisir Barat, Gatot Subroto Airport Way Kanan dan Dermaga Eksekutif Bakauheni, menjadikan Provinsi Lampung sebagai Provinsi yang mudah dikunjungi wisatawan baik mancanegara maupun domestik,” katanya.

Arinal berharap agar event LKF 2019 mendapat tempat dan dukungan masyarakat bukan hanya masyarakat pariwisata, tetapi juga seluruh komponen masyarakat Lampung.

“Seluruh dinas/instansi, swasta (dunia usaha) agar mendukung sepenuhnya perkembangan dunia Kepariwisataan di daerah Lampung yang kita cintai ini dan Kepariwisataan Nasional pada umumnya,” ujarnya. (brl)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here