BERBAGI
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi memberikan cindera mata kepada Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemnedagri Muhammad Hudori pada Musrenbang RPJMD Provinsi Lampung di Swiss-belhotel, Kota Bandar Lampung, Rabu (7/8). Foto Biro Humas dan Protokol Pemprov Lampung.

Medsoslampung.co – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengungkapkan Provinsi Lampung sangat berpeluang maju pesat. Sebab, Sai Bumi Ruwa Jurai memiliki keunggulan baik secara geostrategik mau demografis.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Arinal saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Lampung 2019-2024 bertema “Sinergi Menuju Rakyat Lampung Berjaya” di Swiss-belhotel, Kota Bandar Lampung, Rabu (7/8).

Gubernur Lampung menjelaskan, Provinsi Lampung memiliki keunggulan secara geostrategik sebagai gerbang Pulau Sumatera dan langsung bersentuhan dengan Selat Sunda.

“Potensi ini sangat berpeluang untuk dikembangkan karena semakin baiknya konektivitas eksternal Provinsi Lampung melalui dukungan infrastruktur Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dengan 14 exit toll di Provinsi Lampung, serta pengembangan bandara dan pelabuhan,” jelasnya.

Dari sisi demografi, Gubernur Arinal menjelaskan bahwa Provinsi Lampung memiliki jumlah penduduk terbesar kedua di Sumatera dengan usia produktif pada tahun 2018 sebesar 51,1 persen. Hal ini juga menjadi peluang pencapaian bonus demografi yang memasuki puncaknya pada 2035.

Gubernur Arinal juga menjelaskan Provinsi Lampung merupakan penyangga ketahanan pangan nasional dan penghasil komoditas pertanian secara luas. Seperti penghasil nanas dan pisang nomor 1 dunia, udang nomor 1 Asia, jagung nomor 3 nasional, padi nomor 7 nasional, coklat dan hasil pertanian lainnya.

“Namun berbagai penghasilan tersebut, masih terdapat masyarakat kita yang miskin. Tentunya ada sesuatu yang terjadi. Hal ini membuat saya semangat untuk mencari di mana letak kelemahan tersebut, sehingga masa depan kita bisa menjadi lebih baik,” jelasnya.

Karena itu, gubernur memaparkan bahwa terdapat enam misi pembangunan dalam mewujudkan visi Rakyat Lampung Berjaya.

“Visi misi tersebut dijabarkan dalam program dan kegiatan pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Lampung yang selaras dengan 33 janji kerja,” ujar gubernur.

Janji kerja tersebut di antaranya Kartu Petani Berjaya, meningkatkan daya saing kopi dan komoditas unggulan.

Untuk diketahui, Musrenbang RPJMD dihadiri Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri  Muhammad Hudori, dan Direktur Otonomi Daerah Bappenas Aryawan Soetiarso Poetro.(brl)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here