BERBAGI
Penjabat Sekprov Lampung Fahrizal Darminto mewakili Gubernur Arinal Djunaidi membuka WISH Festival 2019, di GSG Unversitas Lampung, Sabtu (13/7). Foto Biro Humas dan Protokol Pemprov Lampung.

Medsoslampung.co – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengajak untuk bersama-sama menciptakan sinergitas dalam membangun Provinsi Lampung berdaya saing, sejahtera, aman, dan maju.

Ajakan tersebut disampaikan gubernur melalui Penjabat Sekretaris Provinsi Lampung Fahrizal Darminto saat membuka World Indonesia Scholarship (WISH) Festival Lampung 2019, di GSG Universitas Lampung (Unila), Sabtu (13/7).

Fahrizal menuturkan bahwa Pemerintah dan Swasta juga terus memberikan perhatiannya di dunia pendidikan.

“Terdapat berbagai persoalan didunia pendidikan mulai dari kurangnya tenaga pengajar, fasilitas yang kurang memadai, sampai kesulitan pembiayaan. Untuk itu, Pemerintah dan Swasta juga berupaya dalam memberikan jalan ke luar atas persoalan tersebut, salah satunya melalui beasiswa,” ungkapnya.

Fahrizal juga mengungkapkan, peningkatan kualitas pendidikan dasar, menengah, dan tinggi menjadi salah satu fokus utama Pemprov Lampung dalam membangun pendidikan yang berkualitas dan merata di Provinsi Lampung. Salah satunya melalui beasiswa

“Kami berharap beasiswa yang diberikan dapat berkorelasi dengan kualifikasi memperoleh pekerjaan dan menciptakan lapangan kerja. Dan kepada para penerima beasiswa maupun pencari beasiswa agar dapat menggunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Karena beasiswa ini tidak hanya untuk kepentingan anda, tapi juga untuk kepentingan bangsa Indonesia,” harap Fahrizal.

Dalam kesempatan itu, Rektor Unila Hasriadi Mat Akin menjelaskan bahwa Indonesia akan mengalami bonus demografi atau generasi emas Indonesia 2045. Untuk mencapai itu, maka motor penggerak kita adalah peningkatan SDM kita.

“Kalau mau memajukan Negara kita, maka kita harus memajukan perguruan tinggi, dan memajukan pendidikan kita. Hal ini dikarenakan kemajuan pendidikan akan berpengaruh terhadap kemajuan bangsa,” jelasnya.

Hasriadi juga mengajak para mahasiswa, bahwa syarat untuk diterima di perguruan tinggi luar negeri harus memiliki bekal yang cukup. Sehingganya mahasiswa harus banyak memperbaiki kompetensi diri, salah satunya dengan ikut serta pada even ini.

Sementara itu, Komite WISH Festival 2019, Al Mufarid menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan yang bersifat sosial.

“Kami ingin setiap pemuda generasi emas Indonesia dapat mendapatkan pendidikan layak, dan menjadikan mereka individu yang siap membangun bangsa Indonesia,” jelasnya.

“Kami berharap kegiatan ini kedepannya dapat menciptakan SDM yang mampu memajukan pendidikan Indonesia,” sambung dia. (brl/hel)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here