BERBAGI

Medsoslampung.co – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi sangat berkomitmen mewujudkan bantuan unit ambulance untuk setiap desa. Terutama desa terpencil yang jauh dari jangkauan pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas).

Setelah menyampaikannya pada Forum Konsultasi Publik rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Lampung Tahun 2019-2024, di Gedung Pusiban, Kantor Gubernur Lampung, Kamis (4/7). Hal tersebut kembali dibeber gubernur, Senin (15/7).

Kata gubernur, tahun ini diupayakan bantuan 50 unit ambulance. “Kita akan mendapatkan bantuan 50 unit ambulance dan akan disebarkan kepada masyarakat desa,” katanya.

Penjabat Sekretaris Provinsi (Sekprov) Lampung Fahrizal Darminto menerangkan bantuan ambulance tersebut kemungkinan dari Corporate Social Responsibility (CSR) dan donatur lainnya.

Selama ini, perusahaan memberikan bantuan CSR unit mobil untuk kendaraan dinas organisasi perangkat daerah di Pemerintah Provinsi Lampung. Dan gubernur telah memberikan instruksi agar batuan CSR agar dapat digunakan oleh masyarakat.

“Jadi, selama ini kan bantuan dari CSR itu berupa mobil untuk aparatur. Pak gubernur tidak mau, makanya (diganti) ambulance,” jelasnya.

Dia menegaskan dana CSR seharusnya untuk masyarakat, bukan aparatur negara. “Jadi bantuan itu tidak boleh mobil sekda, harus mobil ambulance,” ucapnya mencontohkan. (mmt/hel)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here