BERBAGI

Medsoslampung.co – Para aktivis di Kabupaten Lampung Utara (Lampura), hampir semua telah menyuarakan aspirasinya dengan cara berdemo ke kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotabumi.

Mereka menyuarakan aspirasi mengenai dugaan korupsi di Dinas Kesehatan setempat. Terdiri dari raibnya Dana Operasional Puskesmas (DOP), Biaya Operasional Kesehatan (BOK), dan dugaan penyelewengan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Kini suara itu itu datang dari praktisi hukum, Candra Guna, S.H., saat ditemui dikantor di Jalan Pahlawan. Ia  meminta pihak Kejari agar jangan mengulur-ulur lagi penetapan tersangka dalam kasus tersebut. Sebab, kasus ini sudah menjadi perhatian publik dan selalu ramai di media sosial dan media massa.

Candra guna, meminta Kejari berani menetapkan tersangka. “Kejaksaan jangan takut tetapkan tersangka. Kasus ini kan sudah lama ditangani, kenapa diundur-undur lagi. Buka seterang-terangnya. Jangan sampai ada kepentingan di balik penanganan kasus ini,” ucapnya, Kamis (17/10).

Sebagai lembaga penegak hukum, lanjut Candra, jika dalam pemeriksaan dalam penyidikan sudah mengarah kepada tersangka, maka harus ditetapkan dan diumumkan ke publik. Apalagi pihak kejaksaan sudah mengatakan bahwa bakal ada yang ditetapkan tersangka dalam kasus tersebut.

“Kenapa lama sekali lagi dalam penetapan tersangka? Ada apa sebenarnya?” ucapnya.

Kasus ini telah lama menyita perhatian publik, jangan sampai citra lembaga ini menjadi negatif dimata masyarakat karena dinilai lamban dalam menyelesaikan kasus korupsi.

Candra menuturkan Kejari Kotabumi, untuk menjaga kepercayaan publik terhadap kinerja jaksa di bidang pemberantasan korupsi. “Kalau tidak cepat dalam penetapan tersangka kasus ini, lantas bagaimana kalau ada kasus lagi mau dibawa ke mana kalau yang sebelumnya tidak tuntas,” pungkas dia. (lin/hel)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here