BERBAGI

Medsoslampung.co – Federasi Serikat Pekerja Perkebunan (FSPBUN) meyakini PT Perkebunan Nusantara (PTPN) akan semakin baik menyusul penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Induk di Kantor Kementrian Ketenagakerjaan RI, Jakarta, Senin (23/12).

Ketua Umum FSPBUN Wispramono Budiman menyatakan bahwa PKB adalah upaya Serikat Pekerja dan Manajemen untuk bersama-sama berjuang memajukan perusahaan dan meningkatkan kesejahteraan Karyawan.

Wispramono optimis PTPN Group akan semakin baik ke depan. FSPBUN akan terus bersinergi untuk mendorong kemajuan perusahaan.

Kemudian, permasalahan Sumber Daya Manusia saat ini juga menjadi salah satu faktor yang perlu menjadi perhatian.  Perusahaan perkebunan adalah industri padat karya. Hal ini harus menjadi prioritas pemikiran untuk meneruskan apa-apa yang menjadi warisan nilai pekerja di perkebunan. Apa yang menjadi tradisi banyak yang sudah ditinggalkan dan tidak lagi dipahami.

Untuk hal ini, Wispramono mengharapkan Nomenklatur Jabatan Direktur SDM dan Umum dapat diaktifkan kembali untuk langkah pembinaan. “Bisnis Perkebunan selain mencari keuntungan juga mengelola manusia,” tegasnya.

Di samping itu, FSPBUN juga memberikan masukan agar dilakukan perbaikan sistem pemasaran yang ada saat ini. “Hal ini perlu kami sampaikan karena pemasaran adalah ujung tombak dari terciptanya margin. FSPBUN menduga bahwa saat ini masih banyak yang perlu diperbaiki dalam proses pemasaran produk-produk PTPN, di mana tampak belum terjadi keselarasan antara harga jual dengan harga pokok produksi dan harga jual yang ada belum bersaing,” kata Wispramono.

Menanggapi adanya rencana transformasi dan restrukturisasi BUMN Perkebunan, prinsipnya FSPBUN mendukung. Namun, FSPBUN mengharapkan agar pemegang saham dapat melibatkan Serikat Pekerja dalam proses tersebut.

“Harapan kami, pemegang saham melibatkan FSPBUN agar kami dapat memahami konsep secara utuh. Kami memandang, transformasi dan restrukturisasi ini hal mendasar dan harus dikawal bersama, sehingga meminimalisasi penolakan di lingkungan Karyawan PTPN Group,” tambah Wispramono.

Dengan penandatanganan PKB Induk tersebut, Wispramono menegaskan bahwa menjadi tugas bersama FSPBUN-SPBUN dengan manajemen PTPN Group untuk dapat menyosialisasikan dan mengimplementasikan apa-apa yang telah disepakati.

“Intinya, FSPBUN dan SPBUN beserta segenap anggota siap mendukung program-program penyelamatan dan perbaikan kondisi perusahaan,” kata dia. (brl/hel)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here