BERBAGI

Medsoslampung.co – Forum Koordinasi Pencegahan Teroris (FKPT) Lampung menggelar kegiatan di Ponpes Daarul Ma’arif, Natar, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Sabtu (24/8). Kegiatan diikuti 76 siswa MA, dan para guru setempat.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Perempuan dan Anak FKPT Endang Irawati, S.E., M.Si., mengingat dewasa ini terorisme menyasar kepada anak muda, yang notabene masih labil, sedang mencari jati diri dan giat di dunia maya, maka diperlukan bijak dalam menggunakan dunia maya.

“Para teroris sekarang bisa dengan online merekrut, membaiat dan mengajari seseorang membuat bom. Para siswa harus hati-hati dengan content website yang isinya mengujar kebencian, gampang mengkafirkan seseorang atau ingin mendirikan negara dalam negara, sehingga bisa mempengaruhi tidak mau hormat bendera lagi, dan lain-lain,” katanya.

Endang juga tadi mencontohkan bagaimana sikap hormat bendera, hormat dengan lagu kebangsaan, karena lagu dan bendera merah putih tersebut tercipta dari titik darah penghabisan para pahlawan bangsa.

Dia berpesan bahwa cintailah pancasila, NKRI harga mati, lalu bijak menggunakan medsos, stop share sebelum saring, dan cari guru agama yang cinta perdamaian, kasih sayang terhadap sesama umat beragama, dan suku. (brl)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here