BERBAGI

Medsoslampung.co –  Empat warga Desa Cilimus, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, memberikan kesaksian ke Inspektorat terkait banyaknya dugaan penyimpangan oleh kepala desa (kades) Ahmad Yani.

Keempatnya adalah, Direktur BUMDes Maya, anggota LPM Umardani, Ketua Kesti TTKDH Ujang Lamijang, dan Mantan Kaur Umum dan Administrasi Desa Alpiyan.

Mereka dimintai kesaksian seputar Dana Desa tahun 2018 dan BUMDes 2017, yang sebelumnya diketahui telah dilaporlan ke Kejaksaan Kalianda. Juga dilaporkan ke Satgas Dana Desa Kementrian PDTT di Jakarta.

“Kita panggil empat orang warga Cilimus, dalam hal ini anggota LPM, Umardani sebagai pelapor, dan tiga orang lainnya yang masuk dalam item laporan. Kami ingin mengumpulkan keterangan awal sebelum akhirnya kami melakukan pemeriksaan di lapangan nantinya,” kata Irban ll Inspektorat Pesawaran Yuli Hartono, Kamis (22/8).

Yuli Hartono menjelaskan berdasarkan berkas yang mereka terima, bahwa ada sekitar 34 item yang dilaporkan warga yang kini masih dalam penanganan. Dari 34 item tersebut dugaan kerugian negara mencapai ratusan juta.

Item-item yang dilaporkan itu dikatakan tekait dengan realisasi Dana Desa (DD) 2018, ADD 2018, Dana Gadis 2017-2018, Dana Bantuan Provinsi, dan BUMDes 2017.

“Setelah ini dalam waktu dekat kami akan turun untuk kroscek kebawah, semua akan kita periksa baik fisik maupun non fisik sesuai yang dilaporkan,” kata Yuli

“Pokoknya kita independen, apapun hasil pemeriksaan nanti, itu lah yang akan kita tindak lanjuti,” tambahnya

Sebelumnya Inspektorat telah lebih dahulu memanggil Kades dan Sekdes Cilimus guna dimintai keterangan. Keduanya dipanggil dan dimintai penjelasan selama dua hari berturut-turut. (snd/ram/hel)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here