BERBAGI

PESIBAR – Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) membahas penegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2017 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Rapat berlangsung di ruang Sekkab, Selasa (22/1).

Rapat dipimpin oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat N. Lingga Kusuma. Hadir Sekkab Azhari, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Syamsu Hilal, Kepala DPMPTSP Jon Edwar, dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah terkait.

Jon Edwar mengatakan, rapat ilaksanakan sebagai persiapan penegakan Perda RTRW setelah berlaku selama dua tahun, dan dilaksanakan pada 28 November mendatang.

“Perda itu disahkan pada 28 November 2017 lalu. Jadi, pada 28 November tahun ini Perda RTRW itu akan berlaku selama dua tahun, sehingga penegakan Perda RTRW itu bisa kita laksanakan,” kata dia.

Dia menjelaskan, dalam Perda RTRW disebutkan bahwa sembilan kecamatan masuk dalam wilayah pengembangan pariwisata mulai dari Kecamatan Lemong hingga Kecamatan Ngambur. Sedangkan ua kecamatan lainnya masuk dalam zona industri.

“Sekarang di sembilan kecamatan itu masih ada kegiatan industri yang berlangsung dan pertambakan, karena itu setelah Perda ini berlaku dua tahun, kita akan mulai melakukan penataan,” jelasnya. (era/niz)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here